Gawat.! Ternyata Lebih Dari Satu Istri Orang Yang Diganggu Oknum Keuchik



Aceh Timur – Salah seorang oknum kechik dikecamatan Birem Bayeun kabupaten Aceh Timur akhir akhir ini dihebohkan yang kabarnya telah mengganggu istri orang, dan parahnya tidak hanya satu istri orang yang diganggu oleh oknum keuchik tersebut.

Terkait dengan adanya kabar tersebut Imum Mukim Birem Barat langsung mengkroscek lapangan, ternyata benar apa yang diinformasikan oleh masyarakat kepada dirinya.

“Ternyata benar apa yang disampaikan oleh masyarakat kepada saya bahwa oknum keuchik tersebut telah mengganggu istri orang.”ungkap Hendra Imum Mukim Barat, Minggu(13/09/2020) kemarin.

“Awalnya saya tidak percaya apa yang diinformasikan kepada saya terkait dengan hal tersebut, tapi setelah saya kroscek langsung dilapangan dan ternyata benar bahkan tidak hanya satu orang, ada beberapa istri orang yang diganggu oleh oknum keuchik tersebut.”jelas Imum Mukim.

“Saya sebagai Imum Mukim, tidak akan mentolerir oknum keuchik tersebut yang sudah mengganggu istri orang, sebab ini adalah perbuatan yang sangat tidak patut, apalagi sebagai seorang keuchik.”tegasnya. Apapun yang menjadi keputusan masyarakat itu yang terbaik.”imbuhnya.

Sebagai bukti sah bahwa, terkait dengan oknum keuchik yang telah mengganggu istri orang, dengan adanya surat pernyataan suami yang istrinya diganggu, dan ditandatangani diatas materai Rp 6000, yang menyatakan bahwa benar telah terjadi pelanggaran Syariat Islam yang dilakukan oleh istrinya dengan oknum keuchik.
Serta surat pernyataan dan keterangan dari Tuhapet gampong Alue Gading Sa.

Jadi tidak ada alasan bila Dinas terkait tidak menindak tegas oknum keuchik yang telah mengganggu istri orang dan telah melanggar Syariat Islam sebab daerah kita adalah merupakan daerah Syariat Islam bagi siapapun yang melanggar harus ditindak sesuai dengan ketentuan.

Sebelumnya (13/09/2020) melalui aplikasi Watshapp selularnya. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah, kabupaten Aceh Timur T.Amran, kepada wartawan mengatakan.”Bila memang ada pihak yang di rugikan/korban ya silakan melapor.”tutupnya.

Selanjutnya, Tengku Ibnu Hajar.SH. Ketua LBH Yayasan Persada Satu menanggapi terkait dengan persoalan oknum keuchik yang dikabarkan telah mengganggu istri orang, Senin malam (14/09/2020) mengatakan,”Ya harus ditindak sesuai dengan peraturan dan perundang undangan tentang Syariat Islam,”Sebutnya.

“Apalagi sudah ada bukti yaitu surat pengakuan dan pernyataan dari suami yang diganggu itu sudah cukup bukti serta surat keterangan dari ketua Tuhapet bahwa bahwa mereka telah melakukan pelanggaran Syariat Islam, harus ditindak sesuai dengan ketentuan.”tegas Ibnu Hajar.SH.
“Meskipun sudah ada bukti berupa surat bahwa mereka berdua telah melakukan pelanggaran Syariat Islam, namun itu juga belum cukup kuat, lain bila ada pengakuan secara langsung dari keduanya, mereka bisa dicambuk 100 kali. Pun demikian, siapapun namanya yang sudah melakukan pelanggaran Syariat Islam harus tetap diproses (cambuk)sesuai dengan kesalahan dan sesuai dengan pasal yang dilanggar.”tutup Tengku Ibnu Hajar SH.

 Penulis

Sumber : viralutama.co.id

Rabono : Wiranata


Reactions

Post a Comment

0 Comments