Polda Tahan Manager Aset PT KAI Aceh Timur, Sita Rp 1,8 Miliar Dalam Rekening

Dir Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyantan bersama Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono memperlihatkan barang bukti berupa uang tunai dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Rabu (16/9/2020).

"Uang Rp 1,8 miliar itu disita dari tersangka langsung, sudah dikuasai oleh tersangka dan dimasukkan dalam rekeningnya," kata Dir Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta dalam konferensi pers bersama Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono di Dit Reskrimsus Polda Aceh, Rabu (16/9/2020).

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Jajaran Dit Reskrimsus Polda Aceh menahan RI, Manager Aset PT Kereta Api Indonesia (KAI) Sub Divisi Regional I.1 Aceh wilayah Peureulak, Aceh Timur, Selasa (15/9/2020).

RI ditahan, karena diduga sebagai pelaku utama tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang karena melakukan mark up pada pengurusan dan pembuatan sertifikat aset PT KAI Wilayah Aceh Timur. 

Setelah menjalani pemeriksaan, polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti dari RI, termasuk uang sebesar Rp 1.872.217.000.

Uang tersebut, merupakan hasil mark up yang dilakukan RI pada proses pembuatan dan pengurusan sertifikat aset milik PT KAI sejak 2019.

Uang sebesar Rp 1,8 miliar itu adalah biaya operasional pengurusan dan sebagainya yang di-mark up oleh tersangka.

Tersangka RI menjabat sebagai Manager Aset PT KAI Wilayah Aceh Timur.

• VIRAL Pendaki Wanita Nekat Petik Edelweis di Gunung Lawu, Diingatkan Malah Ngeyel

"Uang Rp 1,8 miliar itu disita dari tersangka langsung, sudah dikuasai oleh tersangka dan dimasukkan dalam rekeningnya," kata Dir Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta dalam konferensi pers bersama Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono di Dit Reskrimsus Polda Aceh, Rabu (16/9/2020).

RI kata Margiyanta, tidak sendiri melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan negara tersebut.




Penulis: Subur Dani
Editor: Nurul Hayati
Reactions

Post a Comment

0 Comments