Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

BNN Temukan Sabu 50 Kg di Perbatasan Lewat Jalur Tikus

Infoacehtimur.com / Nasional -  Jalur tikus atau jalur batas negara tak resmi di Kalimantan Barat ( Kalbar), menjadi surga bagi bandar untuk menyelundupkan narkobanya di Indonesia.

Teranyar, dua kali prajurit TNI menemukan puluhan kilogram tak bertuan saat menggelar patroli di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.      

Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalbar Kombes Pol Ade Yana mengatakan, saat ini memang sebagian besar pengungkapan narkoba di perbatasan melalui jalur tikus di hutan.

“Sabu atau narkoba lain yang masuk bukan lewat border (jalur masuk resmi), tapi lewat hutan. Sebab tidak semua jalur itu dijaga aparat,” kata Ade kepada wartawan, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: BNN Kalbar Temukan 5 Paket Tak Bertuan Berisi 11,9 Kg Ganja dari Perusahaan Ekpedisi

Menurut Ade, para bandar juga seringkali menggunakan warga tempatan yang sudah paham kondisi hutan perbatasan untuk menjadi kurir.

“Mereka bawa narkoba lewat jalur tikus yang kosong, tidak dijaga aparat. Kurir juga kebanyakan orang sana (warga lokal) yang paham kondisi di sana,” ucap Ade.

Ade menjelaskan, pandemi Covid-19 tidak terlalu mempengaruhi peredaran narkoba, khususnya di Kalbar.

Sebab, berdasarkan sejumlah temuan, menunjukkan produksi narkoba jenis sabu tersebut berasal dari Tiongkok, China. Kemudian, transit di Malaysia Timur, lalu masuk ke Indonesia melalui perbatasan di Kalbar.

Ade menduga, bandar besarnya berada di Malaysia kemudian dibeli dan dikirim menggunakan jasa kurir ke Indonesia.

“Setalah masuk, ada yang dijual di Kalbar, ada juga yang disebar ke daerah lain, bahkan ke Pulau Jawa. Tapi lebih banyak di Kalbar,” ujar Ade.




Sumber artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Sabu 50 Kg Ditemukan di Perbatasan Kalbar, BNN: Masuk Lewat Jalur Tikus