Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Bung Eri Ketua ARPA Desak Polda Aceh Usut Dugaan Mafia Proyek di Disdik Aceh

Ketua Arpa Eri Ezi Foto: Ist

Infoacehtimur.com / Aceh Timur - Ketua Arah Pemuda Aceh (Arpa) Eri Ezi meminta Polisi Daerah (Polda) Aceh untuk mengusut tundas dugaan adanya mafia proyek di Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, Jumat (5/3/2021).

Pasalnya, 40 paket proyek pembuatan tempat cuci tangan dan sanitasi yang dikerjakan disekolah SMA dan SMK di Kabupaten Aceh Timur menggunakan sistem non-tender. 

Uniknya, hasil informasi yang diperoleh dilapangan, proyek tersebut dikerjakan oleh 2 orang rekanan yakni IB dan SD, meski nama perusahaan yang digunakan berbeda-beda.

Terlebih proyek dari anggaran refokusing Covid-19 tahun 2020 itu banyak yang tidak bisa dimanfaatkan dengan baik, karena pihak rekanan diduga mengerjakan dikerjakan asal-asalan.

“Kami minta Polda Aceh usut proyek dari Dinas Pendidikan Aceh Itu karena terindikasi sarat KKN, ujar Eri Atau yang dikenal dengan panggilan Bung Eri.

Lebih lanjut, menurut Eri bahwa proyek tersebut dikuasai oleh segelintir orang yang dapat dicuriagai adanya mafia proyek dalam dinas tersebut, terlebih proyek pembuatan tempat cuci tangan dan sanitasi ini minim pengawasan dari pejabat yang berwenang.

Bung Eri juga mengatakan, proyek tersebut harus difokuskan untuk mencegak peredaran virus Covid-19 ditingkat sekolah namun tidak dikerjakan sebagaimana mestinya.

“Perbuatan seperti ini harus ditindak tegas, karena mereka telah mengambil keuntungan pribadi ditengah pandemi, dan mengabaikan ancaman kesehatan terhadap siswa yang sedang belajar, dan ini adalah pelanggaran hukum yang sangat berakibat fatal”, ujarnya.

Dirinya juga menegaskan penegakan hukum harus dilakukan untuk memastikan bahwa hukum tetap berjalan sebagai mana cita-cita hukum.

“Equality before the law tidak memandang siapapun dalam penegakkan hukum, atas hal itu kami minta agar pihak penegak hukum Polda Aceh harus segera bertindak tegas dan tidak mengabaikan kasus ini”, pungkas bung Eri.