Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

3 Tahun Nikahi Gadis Aceh yang Dikenal di FB, Polisi Turki Tetap Bucin


INFOACEHTIMUR.COM – Perbedaan negara dan budaya tak jadi halangan bagi Intan Monika untuk menikah dengan pria Turki. Pasangan beda negara ini hanya butuh dua bulan untuk saling mengenal sebelum memutuskan mengikat janji sehidup semati, Bunda.

Intan yang berasal dari Aceh menikah dengan Baba, pria Turki yang dikenalnya di Facebook. Keduanya berteman, saling mengenal dan berpacaran hanya selama dua bulan.


Beberapa waktu lalu, wanita yang akrab disapa Anne ini blak-blakan tentang pertemuan pertamanya dengan Baba. Semuanya ternyata berawal dari rasa penasaran Baba tentang provinsi Aceh, Bunda.

Banner Anak Oki Setiana Dewi

"Aku suka menonton film Abdulhamid, akhir sejarah Ottoman. Ottoman membatu Aceh pada masa itu. Aku pun bertanya-tanya Aceh itu di mana," kata Baba, dikutip dari YouTube I am Ratu, Kamis (15/4/21).

"Aku melihat di internet bahwa Aceh berada di Indonesia. Aku pun bertanya-tanya dan mulai mencarinya karena bendera Aceh yang hampir sama dengan Turki," sambungnya.

Saat berselancar di internet, bule Turki ini lalu mulai melihat beberapa orang-orang Aceh di Facebook. Ia menilai mereka sangat baik dalam segi agama.

Dalam satu grup Facebook, dia tanpa sengaja melihat satu komentar yang ditulis Anne. Saat itulah keduanya mulai bertukar pesan hingga berlanjut ke WhatsApp.


"Aku lihat video orang-orang semua baik penuh keagamaan. Lalu aku mencari grup Facebook Aceh dan aku melihat ada satu komentar, aku melihat nama Intan Monika. Aku melihat profilnya dan aku suka. Aku mengatakan 'Hai' dan dia juga menjawab. Aku mengirim pesan dan terus lanjut ke WhatsApp," ujar Baba.

Tak butuh waktu lama bagi Baba mengungkapkan perasaannya ke Anne. Ia langsung terbang ke Indonesia untuk melamar sang pujaan hati hingga akhirnya menikah. Selama empat hari di Indonesia, Anne dan Baba resmi menjadi suami istri.

Baba mengungkapkan bahwa dia memang sudah ingin serius bila menemukan pujaan hati. Ia juga berpikir bahwa Anne adalah jodohnya.

"Waktu komunikasi aku pikir bila menyukai perempuan ini, aku pikir akan menikah. Aku bukan anak kecil lagi, tidak ingin berpacaran," katanya.

Anne dan Baba memutuskan tinggal di Turki setelah menikah pada 27 Juli 2018. Saat pertama kali di Turki, Anne hanya diberikan izin tinggal selama setahun.


Saat pertama kali di Turki, Anne hanya diberi izin tinggal selama setahun. Hal ini disebabkan karena petugas imigrasi di sana tidak percaya Anne dan Baba adalah sepasang suami istri, Bunda.
"Pertama kali mengurus dokumen untuk izin tinggal. itu susah banget, bikin deg-degan. Pertama, orang enggak percaya kita nikah, banyak banget pertanyaan yang ditanyain," kata Anne.

"Kami ditanyain kapan nikah, keluarga, semua ditanyain. Jadi kami itu enggak balance jawab pertanyaan. Jadi jatah izin tinggal aku dua tahun, dikasih cuma setahun doang," sambungnya.

Baba diketahui berprofesi sebagai polisi di Turki. Dalam unggahan video pendek di akun TikTok, @ratuzeynep, Anne memaparkan bahwa sang suami merupakan pria kelahiran 1984, sedangkan dirinya 1996.

Keduanya memang terpaut jarak usia yang lumayan jauh, Bunda. Namun, pasangan ini membuktikan bahwa usia bukan kendala mereka membangun rumah tangga. Terbukti, tiga tahun berumah tangga, pasangan ini telah dikaruniai seorang anak perempuan bernama Zeynep.

Enggak hanya itu, Anne dan suami juga kerap membagikan aktivitas keseharian mereka di kanal YouTube I am Ratu, Bunda. Tak jarang, Anne memperlihatkan bagaimana sikap sang suami yang terkadang masih bucin meski mereka sudah memiliki anak.


Lalu bagaimana tips mendapatkan jodoh orang Turki dari pasangan ini ya? Baca halaman berikutnya, Bunda.

Anne tak pernah menyangka bisa mendapatkan jodoh pria Turki, Bunda. Pria yang dikenalnya di Facebook ini ternyata serius untuk meminangnya.
Saat ditanya tentang tips mendapatkan jodoh orang Turki, Anne dan Baba tak bisa banyak cerita. Baba mengatakan bahwa kendala bahasa bisa menjadi masalah utama bila memutuskan menikahi pria Turki.

"Bagaimana cara mendapatkannya susah karena orang Turki sangat sedikit yang mengerti bahasa Inggris. Untuk mengerti bahasa jadi masalah yang sangat besar. Aku juga enggak tahu (bahasa Inggris)," kata Baba sambil tertawa.

Selain bahasa, jarak antara Indonesia dan Turki bisa menjadi kendala lainnya. Apalagi, tak banyak orang Turki yang berkunjung ke Indonesia.

Baba merasa jalan satu-satunya mendapatkan jodoh orang Turki yakni dengan media sosial. Contohnya dia yang berkenalan dengan sang istri di Facebook.

"Jarak jauh untuk bertemu sangat susah. Orang Turki yang berlibur ke Indonesia juga sangat sedidkit, tiket pesawat mahal. Menurutku yang bagus Facebook," ujarya.

Anne juga sependapat dengan suaminya. Menurutnya, Facebook bisa dijadikan sarana untuk mencari jodoh. Namun, kita enggak boleh sembarangan dan harus hati-hati.


"Kemarin aku dapat di Fecebook, jadi kalau mau cari jodoh di Turki bisa cari di Facebbok juga. Tapi harus hati-hati karena enggak semua orang itu baik ya," kata Anne.