Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Cerita Ayah Bejat di Birem Bayeun Aceh Timur, Warga Ramai-ramai Menangkap HR


INFOACEHTIMUR.COM – Aceh Timur sempat dihebohkan dengan seorang ayah kandung berinisial HR telah melakukan ujaran seksual terhadap anak kandungnya sendiri pada Jumat (16/4/2021).

Namun sebelumnya sempat diceritakan oleh warga, bahwa HR juga di tangkap ramai-ramai karena diduga lecehkan seksual terhadap anak kandungnya sendiri.

Sebelumnya

Saat dilansir melalui Kompas.com, warga dan aparat kepolisian ramai-ramai menangkap seorang pria berinisial HR (54) warga Kecamatan Bireuem Bayeum, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (16/4/2021) siang.

Pasalnya, pria ini memperkosa putri kandungnya sendiri melati (14) sebanyak empat kali.

Korban melaporkan kasus itu pada ibunya setelah terlambat haid. Pelaku mengancam akan membunuh putrinya jika menceritakan kelakuan bejatnya pada orang lain.

Kasat Reskrim Polres Langsa, Iptu Arief Sukmo Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/4/2021) menyebutkan, korban melaporkan kejadian itu pada ibunya dan seterusnya dilaporkan ke kepala desa.

“Kepala desa mengajak bintara polisi pembina desa itu untuk menangkap pelaku. Bahkan pelaku dikurung di dalam rumah dan diinterogasi. Hasilnya, pelaku mengaku empat kali memperkosa putrinya, terakhir pada 12 April 2021 lalu,” kata Arief.

Dia menyebutkan semua aksinya dilakukan saat malam hari, saat ibu korban tidur dan pelaku memaksa korban di kamarnya.

Pelaku, sambung Arief, menyelinap masuk ke kamar korban dan langsung menindih korban. Korban berusaha melawan namun dibekap pelaku. Setelah aksinya selesai pelaku mengancam akan membunuh korban jika membocorkan rahasianya.

Kronologis

Seorang ayah di Gampong Bukit Tiga Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur berinisial HR (55) diduga cabuli anak kandung sendiri.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo, Sabtu (17/4/2021) kepada KompasTV mengatakan, HR (55) diduga telah melakukan tindak pidana pelecehan terhadap anak di bawah umur.

Anak dibawah umur yang diduga telah dilakukan tindak pidana pelecehan seksual olehnya yaitu anak kandung sendiri, sebut saja berinisial Melati berusia 14 tahun.

“Pada saat di olah TKP, pelaku HR (55) menyelinap masuk kedalam kamar korban yang saat itu korban sedang tertidur dan menindih badan Melati,” ujar Kasat.

Kasat mengatakannya lagi, saat melati terbangun dari tidurnya, HR menahan kedua tangan melati dengan tangan HR agar tidak bisa melawan saat HR ingin melakukan aksi bejatnya.

Kemudian, melati baru menyadari celana yang dipakainya saat tidur sudah dibuka sampai lutut oleh ayah kandungnya.

Lalu pada saat itu, melati menolak dengan berkata "JANGAN PAK" namun ayah kandungnya memaksa dengan berkata "DIAM SAJA".

“Setelah berusaha mengelabui si melati, HR memasukkan alat kelaminnya ke dalam kemaluan si Melati,” kata Kasat.

Setelah merasa puas dengan perbuatan bejatnya, HR mengancam melati dengan berkata "JANGAN BILANG SAMA MAMAK SAMA ORANG-ORANG" sehingga korban ketakutan dan baru berani menceritakan kepada Ibu Kandung.

Merasa dirinya seperti rada keanehan dan terlambat datang bulan, melati melaporkan dan menceritakan kepada Ibu kandung.

Kemudian pada Jum'at (16/4 2021), ibu melaporkan kasus ini ke aparatur yang ada di Gampong Bukit Tiga Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur.

Setelah laporan itu sampai ke Kasat Reskrim Polres Langsa, kemudian anggota langsung meringkus HR karena diduga telah melakukan tindak pelecehan seksual terhadap anak kandungnya.

HR dijerat Pasal 47 dan Atau Pasal 49 Sub Pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat atau pemerkosaan terhadap anak dibawah umur.

Saat ini, tersangka HR sudah dibawa ke Unit PPA Polres Langsa guna Penyidikan lebih lanjut.