Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Kab. Aceh Timur 13 April 2021

Jadwal imsakiyah Kab. Aceh Timur pada 13 April 2021 bisa dicek di Tirto.id. Jadwal imsak, niat puasa, serta jadwal sholat 5 waktu menjadi pedoman bagi umat muslim menjalankan ibadah puasa.

Infoacehtimur.com / Aceh Timur - Jadwal imsakiyah Ramadhan hari ini Selasa 13 April 2021 jadi pedoman penting bagi umat Islam Kab. Aceh Timur yang melaksanakan ibadah puasa. Memasuki tanggal 1 Ramadan 1442 H, dengan mengetahui waktu-waktu utama, termasuk waktu subuh dan maghrib, dapat membuka jalan kelancaran ibadah selama bulan puasa.

Kab. Aceh Timur dikenal karena memiliki sejumlah masjid ikonik. Beberapa contohnya antara lain, Masjid NURUL' ALA, Masjid JAMI' BAITUL MUTTAQIN, dan Masjid BAITUL MUTTAQIN. Masjid-masjid tersebut menjadi pusat kegiatan ibadah umat muslim di Kab. Aceh Timur.



Masjid NURUL' ALA dibangun pada 2007. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Masjid ini bisa ditemukan di alamat GP. ALUE RAYA Rantau Selamat.

Sedangkan Masjid JAMI' BAITUL MUTTAQIN dibangun pada 1986. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Masjid ini berada di alamat SIMPANG ANEUH Rantau Selamat.

Sementara Masjid BAITUL MUTTAQIN dibangun pada 1984. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Umat muslim bisa menemukan masjid ini di SIMPANG ANEUH Rantau Selamat.



Selain itu, di Kab. Aceh Timur ada beberapa pilihan menu sahur dan buka puasa. Beberapa contohnya misal, teh tarik, kuah piliek, kopi Aceh, kopi sanger, bandrek.

Namun yang lebih penting, demi kesempurnaan mengerjakan ibadah selama bulan Ramadan, umat Islam Kab. Aceh Timur dapat melihat jadwal imsakiyah di Kab. Aceh Timur sebagai berikut:

Niat Puasa Ramadhan dan Artinya

Mengerjakan puasa wajib hukumnya bagi umat Islam yang mukallaf selama 29 atau 30 hari bulan Ramadan setiap tahun. Sebulan penuh kaum muslimin, baik laki-laki maupun perempuan berjuang menahan dari dari hal-hal yang membatalkan sejak fajar shodiq hingga terbenamnya matahari.



Puasa adalah amalan istimewa. Tidak ada yang dapat mengetahui amalan tersebut kecuali Allah dan orang yang mengerjakan. Selain itu, Allah sendiri yang memberikan balasan, tanpa menentukan kadar balasan tersebut.

Hal ini tercantum dalam hadis qudsi "Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa, sebab ia hanyalah untukku dan Akulah yang akan memberikan ganjaran padanya secara langsung ".



Puasa tidak hanya semata-mata menahan haus dan lapar atau tidak melakukan hubungan suami-istri pada siang hari. Dalam puasa, yang diutamakan adalah pengendalian diri dari perbuatan yang mengutamakan hawa nafsu.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ’alaihi wassalam. bersabda, "Puasa bukan hanya menahan makan dan minum saja. Puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Jika ada seseorang yang mencela atau mengganggumu, katakanlah, 'Aku sedang puasa'."



Kaum muslim yang berpuasa ibarat tengah membuat perisai yang kukuh di dunia dan akhirat. Ketika berada di dunia, seseorang yang berpuasa akan membatasi semua perbuatannya hanya untuk hal-hal yang disukai Allah. Sementara itu, di akhirat, puasa adalah perisai yang akan menjaga seseorang dari panasnya api neraka.

Nabi Muhammad shallallahu ’alaihi wassalam. bersabda, "Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka" (H.R. Ahmad).

Berikut ini bacaan doa niat puasa Ramadan dan artinya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma ghodin ’an adaai fardi syahri ramadhooni hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya, "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardu pada bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."



Khasanah Keislaman

Sepanjang Ramadan 2021 ini, selain menjalankan ibadah puasa, umat muslim di Kab. Aceh Timur juga dapat memperdalam pengetahuan tentang khasanah keislaman. Sebagai contoh pengetahuan agama Islam itu tentang Kisah Teladan Nabi Yusuf As: Menjaga Hawa Nafsu dari Maksiat .

Sepanjang 29 atau 30 hari puasa Ramadan, umat Islam menahan untuk tidak makan, minum, dan berhubungan suami-istri sejak fajar hingga matahari terbenam.

Lebih dari itu, puasa menjadi ajang seorang muslim berjuang untuk tidak melakukan perbuatan atau ucapan yang mengurangi pahala puasa demi mengharap rida Allah.

Selama belum tiba waktunya berbuka, selama itu pula peperangan menaklukkan hasrat duniawi dilanjutkan.



Contoh kegigihan dalam mengendalikan hasrat duniawi dapat dilihat pula dari kisah Nabi Yusuf. Ketika berada di Mesir, ia tinggal di rumah Potifar. Istri Potifar, Zulaikha tergoda dengan ketampanan Yusuf dan menggodanya.



Bagi Yusuf, yang terpenting adalah menjaga kemurnian diri. Kesetiaan pada Allah tidak akan luntur oleh percikan kenikmatan dunia. Dalam Surah Yusuf: 33, sang nabi berdoa, "Wahai Tuhanku, penjara lebih kusukai daripada memenuhi ajakan mereka"


(tirto.id - tpt/tpt)

Reporter: Tim Konten Ramadan
Penulis: Tim Konten Ramadan
Editor: Tim Konten Ramadan