Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Jogja ‘Sudah Cair’ sedangkan Dana Otsus Aceh dan Papua masih dalam ‘’KANTONG MENTERI’’. Mari Intip Penyebabnya.

 


INFOACEHTIMUR.COM - Aceh, Papua, Papua Barat, dan Jogja adalah daerah istimewa dalam perlakuan Pemerintah Pusat bahkan dibedakan dengan daerah lain dalam hal anggaran. Jika daerah pagu anggaran daerah lain adalah Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), Aceh, Papua, Papua Barat, dan DI Yogyakarta “pos tambahan” yakni Dana Otonomi Khusus (Dana Otsus). Dana Otsus Aceh adalah buah dari perjanjian damai RI dan GAM yang menghentikan “derasan luapan darah” rakyat aceh menggenang bumi tanah rencong.

Dana Otonomi Khusus dan dana tambahan infrastruktur tahap 1 disalurkan dari Pusat ke Daerah paling cepat bulan Februari setelah Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) menerima permintaan salur yang dilampirkan dengan dokumen syarat salur dari gubernur.

Namun hingga berita ini diturunkan, dana Otonomi Khusus Aceh masih berstatus “belum cair” karena Pemerintah Aceh belum melengkapi dokumen pencairan sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 233/ PMK.07/2020. Sejurus  dengan Pemerintah Aceh, Papua, Papua Barat juga belum mengantongi dana Otsus mereka karena belum menyelesaikan dokumen ‘permintaan salur’ anggaran Otonomi Khusus.

Berdasarkan pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN) RI tahun 2021, Pemerintah Indonesia Mengalokasikan Dana Otsus untuk Papua, Papua Barat, dan Aceh sejumlah Rp. 19,55 Triliun. Dana Otsus secara masing-masing, Aceh mendapat Rp.7,55 Triliun dan Bumi Cenderawasih juga Rp.7,55 Triliun namun untuk 2 (dua) daerah yakni Papua dan Papua Barat serta tambahan Dana Infrastruktur sejumlah Rp.4,44 Triliun.

Mengutip halaman APBN Kita edisi April, Menteri Keuangan menjelaskan bahwa Pemerintah Aceh hingga akhir bulan Maret kemarin belum menyelesaikan kelengkapan syarat salur tahap 1 dan rekomendasi Mendagri sehingga Dana Otsus Tahap 1 TA 2021 belum bisa dicairkan.

Dari sejumlah Daerah Otonomi, hanya Yogyakarta yang telah melakukan realisasi anggran Dana Keistimewaan tahap 1 pada 1 Maret sebesar Rp. 198 Miliar. Angka rupiah tersebut adalah 15 % (persen) dari total pagu anggaran Dana Keistimewaan Yogyakarta yang berjumlah Rp. 1,32 Triliun.

Dana Keistimewaan Yogyakarta Tahap 2 akan segera cair (paling cepat) pada bulan April sesuai ketentuan penyaluran yang diatur dalam PMK No. 15/ PMK.07/2020.

Infoacehtimur belum mengetahui terkait penyebab Pemerintah Aceh yang belum menyelesaikan Dokumen Penyaluran Dana Otsus.