Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kementerian Merencanakan Tarif Dasar Listrik Dinaikkan

(meteran rumoeh droe)

Pemerintah berencana mengubah skema penyaluran subsidi listrik dan akan menghapus kompensasi kepada pelanggan PLN non-subsidi.

Kebijakan ini masih dalam tahap perencanaan dan akan diberlakukan paling lambat tahun 2022 dan pelanggan listrik 450 VA berpotensi tak lagi menerima subsidi listrik pada tahun 2022.


DitJen Ketenagalistrikan, Rida Mulyana dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR RI pada 8 april, memaparkan bahwa Pemerintah membuka peluang tarif listrik naik pada kuartal III 2021, mulai 1 Juli 2021.


Melansir Kompas, Rida Mulyana mengatakan bahwa saat ini PLN punya 38 golongan pelanggan. 38 golingan itu dibagi dalam 2 kategori yakni subsidi dan non-subsidi.

Sebagai informasi, pelanggan non-subsidi dusebut masih menerima kompensasi yang selama ini ditanggung oleh pemerintah.


Dari 38 golongan tersebut diatas, 13 golongan merupakan non-subsidi/penerima kompensasi.

Selama ini, pemerintah terus membayarkan kompensasi terhadap pemakaian listrik pelanggan PLN yang masuk 13 golongan non-subsidi ini.