Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Korban Puting Beliung Terima Bantuan Logistik

Kepala Dinsos Aceh Timur Ir Elfiandi, melalui Kabid Linjamsos Saharani, SAg MA, menyerahkan bantuan logistik kepada Camat Peureulak, Nasri untuk disalurkan kepada warga terdampak angin putting beliung, Senin (26/4/2021).




Infoacehtimur.com / Peureulak - Pemkab Aceh Timur, melalui Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan logistik untuk warga yang terdampak angin Puting Beliung di empat desa dalam Kecamatan Peureulak, Aceh Timur.

“Bantuan logistik berupa beras, minyak goreng, Indomie, dan aqua sudah kita serahkan kepada Camat Peureulak, Nasri untuk selanjutnya diserahkan kepada keuchik, dan disalurkan kepada warga yang terdampak puting beliung,” ungkap Kepala Dinsos Aceh Timur Ir Elfiandi, melalui Kabid Linjamsos Saharani, SAg, MA, kepada Serambinews.com, Senin (26/4/2021).

Nasri Camat Peureulak mengatakan hingga hari ini masih ada warga mengungsi ke rumah tetangga, terutama rumahnya yang rusak berat seperti atap rumahnya secara keseluruhan diterbangkan angin kencang.

Sedangkan yang rusak ringan sudah dibersihkan sendiri oleh pemiliknya, dibantu TNI Polri, dan petugas BPBD pasca kejadian dan sudah kembali ke rumahnya.

“Hingga Senin hari ini, berdasarkan laporan keuchik total rumah warga yang rusak sebanyak 30 unit dari sebelumnya dilaporkan 24 unit. Mereka sangat berharap dapat dibantu biaya perbaikan rumahnya,” ungkap Nasri.

Ashadi Kepala BPBD Aceh Timur, membenarkan bahwa ia sudah menerima laporan dari Camat, hingga Senin hari ini total rumah warga rusak di Kecamatan Peureulak, sebanyak 30 unit, dan satu unit di Kecamatan Peureulak Barat.

Pasca kejadian Sabtu (24/4/2021) sore kemarin, pihaknya sudah membersihakn ranting kayu yang menimpa jalan, dan rumah, dan Senin hari ini Dinsos Aceh Timur, juga sudah menyalurkan bantuan logistic.

"Sedangkan untuk bantuan perbaikan rumah sedang kita proses melalui dana BTT (belanja tak terduga). Secepatnya kita upayakan penyalurannya, yang dibantu hanya untuk perbaikan Rp 2,5 - 10 juta sesuai dengan tingkat kerusakan,” untuk Ashadi.(*)



Penulis: Seni Hendri
Editor: Taufik Hidayat
Sumber: Serambi Indonesia