Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kronologi Dan Tanggapan Pemerintah Terhadap Kasus Pembekuan Darah Warga Australia Setelah Vaksinasi Astrazaneca


 

Seorang wanita mendatangi unit gawat darurar (UGD) setelah 2 minggu sebelumnya ia menerima vaksin AstraZaneca. Kemudian, disebabkan harus mendapat perawatan intensif, ia diterbangkan ke Rumah Sakit Royal Darwin untuk mendapatkan perawatan yang intensif.

Terkonfirmasi, wanita asal Australia Barat itu mengalami pembekuan darah. Mengutip Daily Mail, ia mengalami pembekuan darah yang merupakan efek dari pemberian vaksin.

Di ibukota Melbourne, pembekuan darah dialami oleh seorang pria berumur 50 tahun. Kondisi tersebut dirasakan setelah satu bulan ia diberikan vaksin AstraZaneca.



Dari dua orang tersebut, waktu dan umur penderita pembekuan darah berbeda namun masih dalam rentang yang berdekatan. Yakni, umur 40 dan 50 serta selang waktu vaksin 2 minggu dan 1 bulan. Sebagai informasi, warga australia telah divaksinasi menggunakan AstraZaneca sebanyak 700.000 dosis.

Masih dari sumber yang sama, mentri kesehatan negeri kangguru, WA Roger. C  menyebutkan bahwa warga yang berumur dibawah 50 tahun masih dapat divaksinasi menggunakan vaksin AstraZaneka yang memang masih tersedia sangat banyak.



Belakangan, warga australi yang berumur dibawah 50 tahun lebih memilih Pfizer Jab untuk vaksinasi covid-19.

Pemerintah negeri tersebut akan terus melaksanakan vaksinasi agar pandemi dapat ditanggulangi secara global karena menurutnya (menkes WA Roger. C) tidak mungkin warganya ‘’terduduk’’ tanpa menyelesaikan permasalahan pamdemi ini.