Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Listrik Subsidi dan non-Subsidi Berkompensasi sedang 'Dikondisikan' oleh Pemerintah.

Pemerintah merencanakan kompensasi tarif dasar listrik bagi pelanggan PLN golongan non-subsidi dihapus. Penghapusan tersebut tertuang dalam pada Pemerintah yang membuka peluang tarif listrik naik pada kuartal III 2021, mulai 1 Juli 2021.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengungkap,pelanggan listrik 450 VA berpotensi tak lagi menerima subsidi listrik pada tahun 2022. Menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosisal (DTSK)  yang ada saat ini, 58% subsidi listrik dipakai untuk pelanggan 450VA.

15,2 juta pelanggan PLN yang secara data itu harus dikeluarkan, ungkap Ditjek Ketenagalistrikan dalam rapat Banggar DPR RI, dilansir dari Kompas.

Melansir sumber yang sama, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga memaparkan bahwa 13 golongan pelanggan PLN itu tarifnya mendapat kompensasi.

Jika pada triwulan III-2021, tarif untuk 13 golongan tersebut tidak disesuaikan maka itu akan menimbulakan kompensasi bagi pemerintah. Jumlah pelanggan dari 13 golongan jenis non subsidi yang mendapatkan kompensasi (turut ditanggung) dari pemerintah itu berjumlah 41.952.937 pelanggan.