Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pengawasan ''Jalur Tikus'' Pesisir Aceh Timur Diperketat. Simak ''apa dan siapa'' yang Masuk Target.



Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur sedang gencar-gercarnya mengawasi dermaga, kuala, pesisir, hingga sejumlah jalur tikus yang berpotensi terdapat aktivitas yang melanggar hukum.

Target utama dari pengawasan sejumlah dermaga dan kuala asalah untuk mencegah masuknya peresaran narkoba melalui jalur laut serta, penyelundupan barang ilegal seperti rokok, bawang, dan lainnya.

Selain narkotika dan barang ilegal, masuknya WNI asal Aceh dari Malaysia yang pulang secara ilegal melalui jalur laut juga menjadi saaaran.

"Semua jalur tikus dipantau dan diawasi ketat. Pemantauan dan pengawasan dilakukan siang dan malam. Kepolisian Sektor (Polsek) yang memiliki wilayah perairan juga melaksanakan patroli secara intensif." kata Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro, di Aceh Timur, Senin, 26 April 2021 dilansir dari Medcom.

Kapolres menuturkan bahwa jalur tikus yang menjadi target kepolisian ialah jalur yang berada di Madat, Simpang Ulim, Julok, Nurussalam.

Selain pesisir/jalur laut bujur barat, teritorial utara dan timur juga termasuk, yakni Darul Aman, Idi Rayeuk, Peudawa, Alue Bu (Peureulak Barat),  Peureulak, dan Kuala Parek (Peureulak Timur).

Kepolisian juga mengharapkan peran serta dari pihak nelayan Aceh Timur untuk turut mendukung pengawasan tersebut.

Diharapkan nelayan dapat menyampaikan informasi terkait "suasana" di laut kepada pihak berwenang, terlebih ketika mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan.