Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

PENGGUNAAN ZOOM DIDALAM PRAKTEK PERADILAN DI INDONESIA


PENGGUNAAN ZOOM DIDALAM PRAKTEK PERADILAN DI INDONESIA
Oleh : Juriadi


Di era zaman yang semakin dinamis ini banyak perubahan yang terjadi tak terkecuali didalam bidang hukum sendiri , yang dimana proses peradilan sekarang sudah modern setiap terdakwa tidak perlu lagi hadir di dalam pengadilan dan proses pengadilan bisa dilakukan secara online (daring), dimana majelis hakim tidak bertatap muka (luring) dengan terdakwa melainkan dibantu oleh media zoom untuk diselenggarakannya peradilan tersebut dan terdakwa pun bisa mengikuti peradilan di lapas tanpa harus ke pengadian.


Sesuai dengan putusan menteri kesehatan nomor HK. 01.07/ 382/ 2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat pada bab II poin pertama bahwasanya setiap masyarakat wajib menggunakan masker pada saat melakukan kegiatan diluar rumah, dan selalu membersihkan tangan dengan air yang mengalir dan handsanitizer, menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain guna mencegah terjadinya penyebaran virus covid-19. Dan ini berlaku didalam ruang lingkup persidangan.


Ada hal yang menarik pada saat persidangan berlangsung, Dimana sejak pandemi covid-19 ada mengubah tatanan  persidangan di indonesia.

Ada kekurangan dan kelebihan pada saat peradilan berlangsung, kelebihannya terdakwa tidak perlu hadir lagi kedalam persidangan, ini membuat waktu dan tenaga berkurang dan membuat waktu lebih efisien.

Dan kekuranganya membuat komunikasi antara majelis hakim atau jaksa dengan terdakwa yang dilakukan secara daring melalui via zoom berjalan tidak selaras seperti biasanya, Salah satunya terkendala jaringan.


Pada saat majelis hakim dan terdakwa sedang berkomunikasi terkadang tidak ada jaringan yang mengakibatkan hakim harus menunggu sejenak, agar jaringannya kembali normal dan hakim pun harus mengulang-ulang pertanyaannya kepada terdakwa.

Pada saat komunikasi majelis hakim dengan terdakwa tidak jarang juga terjadinya kebisingan saat sidang berlangsung karna adanya percakapan antara sesama terdakwa dan orang disekitarnya,  ini menyebabkan sidang berjalan tidak efektif seperti yang diharapkan bersama.


Kita berharap semoga pandemi covid-19 ini cepat hilang dari negeri ini agar terciptanya persidangan yang diharapkan sesuai dengan yang dicita-citakan oleh negara.