Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pentingnya Belajar Mengaji Sejak Dini


Penulis | KHAIRANI, Mahasiswa IAIN LANGSA, Prodi Bimbingan dan Konseling Islam. Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. KPM TEMATIK 2021

Belajar mengaji sebaiknya di tanamkan kepada anak usia dini karena diusia ini mereka masih sangat bersih. 

Demikian sabda Nabi Muhammad SAW, “ Pelajarilah oleh kalian Al-Qur’an, dan kajilah dia, karena Al-Qur’an bagi yang mempelajarinya bagaikan wadah yang berisi penuh kesturi, harum semerbak memenuhi tempat sekelilingnya”. 

Mereka mampu memahami bahkan sampai menirukan secara cepat. Anak-anak sangat mudah dalam menirukan sesuatu hal dan kesempatan ini bisa dipakai untuk belajar mengaji dimulai dari yang dasar. 

Karena Al-Qur’an merupakan petunjuk dan pedoman bagi umat manusia untuk mencapai kebahagian dunia dan juga akhirat. Al-Qur’an juga sumber segala ilmu pengetahuan, sehingga dengan isi dan kandungan yang terkandung di dalam Al-Qur’an dapat di pelajari sepanjang zaman untuk dimanfaatkan bagi kemaslahatan manusia. Seperti firman Allah: “ Tiadalah kami alpakan suatu apapun dalam al-kitab.”(QS. al- An’am: 38).

Belajar mengaji Al-Qur’an harus dterapkan dari usia dini karena lebih mudah bagi pendidik untuk mengajarkannya. 

Dengan Zaman yang semakin modern sekarang ini pun dapat merusak pergaulan anak. Kasus yang sering kali terjadi disekitar kita adalah banyaknya anak di usia dini yang sudah pandai dalam bermain gadget. Gadget yang sangat multi fungsi dan bisa disalah gunakan oleh anak-anak, apalagi tanpa pengawasan orag tua. Namun pada kenyataannya, pada zaman sekarang ini anak-anak sangat sedikit belajar mengaji Al-Qur’an karena mereka lebih disibukkan dengan kehidupan dunia yang semakin modern ini, mereka lebih memilih menonton televisi, main gadget dan juga main game daripada belajar baik itu ilmu pengetahuan maupun agama. 

Mempelajari ilmu agama sejak dini sangantlah penting bagi umat islam, karena generasi inilah yang menjadi penerus bangsa. Sebenarnya kesadaran mengaji Al-Qur’an tidak hanya digerakkan kepada anak-anak saja tetapi orang tua memiliki peran sangatlah penting dalam mendidik anaknya karena mereka adalah madrasah utama bagi anaknya. Karena kunci keberhasilan sebenarnya adalah mereka. 

Di era modern sekarang ini keminatan anak dalam mempelajari ilmu agama sangatlah minim. Masalah yang sering terjadi saat ini, peran orang dalam mendidik anaknya sudah tidak sekuat dahulu lagi. Karena orang tua yang sibuk dengan pekerjaannya dan lebih menitipkan anaknya kepada pendidik tanpa mengajarkan dasarnya terlebih dahulu. Orang tua saat ini lebih santai dalam menghadapi pendidikan anak terutama pendidikan anak dalam keagamaan. Dan mereka lebih membebaskan anak dalam pergaulannya. Sebenarnya, asalkan anak tetap terkontrol dalam mempelajari ilmu agama bukan untuk dikekang dapat bepengaruh posistif bagi anak tersebut. Karena orang tualah sebagai guru pembimbing utama bagi anaknya.

Sebenarnya dalam bermain gadget banyak sisi positifnya jika digunakan dalam hal kebaikan. Salah satunya adalah dalam hal belajar ilmu agama. Sekarang ini dari gaaget pun banyak aplikasi-aplikasi Al-Qur’an yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan belajar mengaji. Karena itu orang tua sangat diperlukan dalam mengontrol anak dalam bermain gadget agar dimanfaatkan untuk hal yang berguna. Walaupun sebenarnya kurang efektif jika anak-anak diajarkan mengaji Al-Qur’an dari gadget. Karena ilmu agama terhadap anak lebih tepat dan lebih mudah dengan bertatap muka, sehingga ilmu yang diserap oleh anak-anak pun dapat dipertanggung jawabkan. Karena itulah sangat tepat jika pembelajaran mengaji Al-Qur’an terhadap anak usia dini dilakukan secara tatap muka, seperti adanya madrasah BATASA TAHFIZ AL-QUR’AN di Gampong Teungoh Kecamatan Langsa Kota Kabupaten Kota Langsa ataupun bimbingan dirumah oleh orang tuanya.

Pembelajaran di usia dini adalah pembinaan awal yang sangat tepat karena dengan pembinaan diusia dini ini pengaruhnya sangat banyak dan mereka masih memiliki daya ingatan yang sangat kuat dan bahkan membekas, berbeda dengan anak yang suduh remaja dan dewasa yang pembinaannya membutuhkan waktu yang lumayan lama karena ingatan yang sudah tidak sekuat anak-anak. Kedisiplinan dan kemauan seorang anak dalam belajar mengaji Al-Qur’an harus dipupuk sejak dini oleh orang tuanya yang dilakukan berulang-ulang untuk mengingatkan mereka bahwa mengaji itu penting. Belajar mengaji sangat penting bagi mereka untuk masa yang akan datang, karena selain melakukannya ibadah juga mendapatkan pahala.

Dalam mengajarkannya guru bisa memakai berbagai macam metode, namun pada dasarnya belajar mengaji Al-Qur’an harus ditekuni kepada setiap pendidik mempunyai strategi khusus dalam mengajarkan mengaji Al-Qur’an. Salah satu metode yang sering digunakan adalah metode iqro’. Metode iqro’ merupakan salah satu metode yang bisa membuat anak usia dini belajar dengan kilat membaca Al-Qur’an. Karena metode iqro’ lebih menekankan langsung pada bacaannya.

Contohnya pembelajaran Al-Qur’an yang dilakukan di BATASA TAHFIZ AL-QUR’AN di Gampong Teungoh Kecamatan Langsa Kota Kabupaten Kota Langsa memiliki tata cara pembelajaran yang mewajibkan anak-anak datang jam 16.00 dan pulang jam 17.30, di dalam pembelajaran tersebut setiap anak-anak diwajibkan membaca Al-Qur’an sendiri sebelum mengaji di depan ustazahnya. Mereka tetap aktif melakukan aktivitas mengaji walaupun dimasa pandemi, tetap dlakukan sesuai dengan protocol kesehatan. Karena pandemi bukanlah alasan untuk berhenti mengaji. Walaupun jam mengaji tidak lama seperti sebelumnya, tetapi tidak mengurangi semangat anak-anak tersebut dalam mencari ilmu, dengan berbagai etode pembelajaran yang dibuat agar mereka tidak bosan dan selalu diselingi dengan permainan ataupun kuis yang bernilai positif sebagai mengasah daya ingat anak. 

Anak-anak di BATASA TAHFIZ AL-QUR’AN di Gampong Teungoh Kecamatan Langsa Kota Kabupaten Kota Langsa juga diajarkan hafalan ayat Al-Qur’an dan juga doa-doa serta tentang tata cara melakukan shalat dengan baik dan benar. Strategi belajar disekolah maupun di tempat mengaji pasti berbeda-beda namun tujuannya hanya satu yaitu untuk mencerdaskan pemahaman anak-anak dalam belajar mengaji agar bisa membaca dan menguasai ilmu-ilmu tentang hukum bacaan Al-Qur’an.

Maka dari itu selaku kepala desa gampong Teungoh Kecamatan Langsa Kota Kabupaten Kota Langsa sangat berharap dengan adanya mahasiswa KPM (Kuliah Pengabdian Masyarakat) dari IAIN Langsa dengan judul “PENTINGNYA BELAJAR MENGAJI SEJAK USIA DINI”.  Bisa menumbuhkan minat serta kemauan belajar mengaji ilmu agama sejak dini, itupun sebagai bentuk mengenalkan islam pada anak sejak dini. Yang mana mereka sebagai penerus bangsa nantinya.