Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

PERKEMBANGAN CITA RASA KUE TIMPHAN DI KABUPATEN ACEH TAMIANG

Penulis : Yeni Ramasari
Email : yeniramasari10@gmail.com
Mahasiswa KPM-KS TEMATIK 2021
Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah IAIN LANGSA


Kue Timpan Makanan Tradisional Dari Aceh 
Setiap daerah di Aceh tentunya memiliki jenis makanan khasnya masing-masing. Ragam makanan tersebut sering disajikan pada acara tertentu, dipamerkan serta diperjualbelikan. Aceh Tamiang, termasuk satu Kabupaten yang memiliki banyak ragam kuliner atau makanan tradisional, baik berbahan ikan, buah-buahan, tanaman serta bahan lainnya. Salah satu jenis makanan khas Aceh Tamiang yang dipasarkan adalah kue Timphan.


Bagi orang Aceh, baik yang berada di Aceh maupun di luar Aceh, tiada yang tidak mengenal kue/adonan yang satu ini. Timphan yang merupakan makanan lembek berbalut daun pisang muda ini yang paling terkenal adalah timphan rasa srikaya. Sebelum menjelang lebaran bisanya ibu-ibu sudah menyiapkan daun pisang muda baik memetik di kebun atau beli di pasar.

Saking terkenalnya Timphan ini di Aceh, sehingga banyak ungkapan/pribahasa dengan kata Timphan diantaranya yaitu ├ČUroe goet buluen goet Timphan ma peugoet beumeuteme rasa├« (Hari baik bulan baik Timphan ibu buat harus dapat kurasakan).

 
Gambar. Kue Timphan

Kue Timpan adalah salah satu kue tradisional yang berasal dari daerah Aceh. Kue satu ini termasuk jenis kue basah yang terbuat dari bahan dasar ketan dan pisang raja.


Di dalamnya biasanya terdapat berbagai varian isi seperti parutan kelapa atau srikaya. Kue Timpan ini merupakan salah satu makanan tradisional yang cukup terkenal di Aceh, dan sering disajikan sebagai menu utama saat hari raya.

Varian Kue Timpan

Salah satu keunikan dari Kue Timpan ini adalah bahannya yang terbuat dari campuran ketan dan pisang. Perpaduan dua bahan ini tentu akan menghasilkan perpaduan rasa yang unik dan sangat khas. Selain itu didukung dengan isi kue yang terbuat dari bahan parutan kelapa atau srikaya tentunya membuat makanan satu ini semakin terasa istimewa.

Namun seiring perkembangan zaman, banyak masyarakat yang mulai membuat kue timphan ini dengan berbagai variasi. Seperti yang kita ketahui kue timphan terbuat dari bahan dasar ketan dan pisang, namun pada zaman sekarang, banyak masyarakat yang membuat timphan dari bahan dasar seperti ubi rambat (ubi ungu) dan labu.


Proses pengolahan  timphan dengan bahan dasar labu dan ubi rambat (ubi ungu) pun tak jauh berbeda dengan cara pengolahan timphan dari bahan dasar pisang. Adapun isin dari timphan yang berbahan dasar labu dan ubi rambat (ubi ungu) juga sudah banyak variasi nya, biasanya timphan original berisi srikaya, namun seiring perkembangan zaman, timphan banyak yang diisi dengan isian lain, seperti kelapa, durian, dan lain-lain sesuai dengan selera.


Gambar. Kue Timpan Ubi Ungu


Gambar. Kue Timphan dari Labu

Proses Pengolahan Kue Timpan.

Adapun proses pengolahan timphan dengan bahan dasar pisang yaitu sebagai berikut :

Pisang yang digunakan biasanya adalah pisang raja, karena memiliki tekstur yang halus dan aroma yang cukup kuat. Sedangkan untuk isi Kue Timpan bisa terbuat dari parutan kelapa, pisang, ataupun srikaya. Selain itu, untuk daun pisang yang digunakan biasanya merupakan daun pisang yang masih muda. Karena selain lebih lentur, daun pisang muda juga bisa menambah aroma pada kue saat dikukus.

Dalam proses pembuatannya, pertama harus membuat adonan ketan dan pisang terlebih dahulu. Untuk membuatnya, santan, pisang, serta tepung ketan dimasak. Lalu tambahkan gula serta garam sedikit demi sedikit dan aduk perlahan hingga matang. Kemudian dinginkan beberapa saat. Setelah dingin, adonan tersebut lalu dipulung atau digulung menjadi satu. Kemudian setelah pembuatan adonan selesai, dilanjutkan dengan membuat isi Kue Timpan. Untuk isi parutan kelapa dan srikaya, biasanya dilakukan dengan cara yang sedikit berbeda dan sesuai dengan bahan masing masing.

Setelah adonan dan isi timpan sudah siap, kemudian dilanjutkan dengan membuat Kue Timpan. Untuk membuatnya, daun pisang dibentangkan di atas telenan dan taruh satu sendok adonan ketan di atasnya. Setelah itu, beri isi timpan secukupnya, dan gulung adonan sampai isi timpan tertutup adonan. Kemudian balut adonan tersebut dengan daun pisang dan kukus hingga matang.

Proses pengolahan di atas berlaku juga untuk pembuatan timphan dengan bahan dasar labu dan ubi rambat (ubi ungu), caranya hanya mengganti bahan dasar pisang dengan labu atau ubi rambat (ubi ungu). 

Kue Timpan ini memiliki cita rasa yang sangat khas, perpaduan rasa manis dan gurih pada adonan ketan tentu memberikan sensasi tersendiri saat kita menyantapnya. Didukung dengan isi timpan yang terbuat dari parutan kelapa atau srikaya tentu membuat rasa Kue Timpan ini semakin nikmat. Selain itu teksturnya yang halus dan aroma pisang semakin membuat rasa Kue Timpan ini semakin komplit.


Kuliner Kue Timpan
Kue Timpan ini merupakan salah satu makanan tradisional yang cukup terkenal di daerah Aceh Tamiang. Pada dasarnya kue ini hanya khusus disajikan saat hari raya saja oleh masyarakat Aceh Tamiang. Namun bagi anda yang berwisata ke sana dan ingin menikmatinya, anda bisa bisa langsung mencarinya di toko oleh-oleh yang ada di sana.