Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Polsek Perbatasan Wilayah Birem Bayen Beri Himbauan Jangan Mudik kepada Masyarakat




Infoacehtimur.com / Bayeun - Kapolsek Birem Bayeun a.n Iptu Eko Hadianto,S.E.,M.H bersama dengan Personil Polsek Birem Bayeun Melaksanakan kegiatan himbauan Jangan mudik pada tahun 2021 kepada Masyarakat Kecamatan Birem Bayeun Kab.Atim.I.Senin (26/04/2021).

Himbauan jangan mudik yang dilakukan oleh kapolsek Birem Bayeun sesuai dengan peraturan pemerintah yang dituangkan Dalam Surat Edaran Kepala Satgas Covid-19 No.13 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Mudik pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah Tahun 2021 Mulai dari tanggal 6 Sampai dengan 17 Mei 2021.


Kapolsek Birem Bayeun menyampaikan kepada masyarakat kecamatan Birem Bayeun Selain Surat edaran dari Satgas Covid -19 himbauan jangan mudik juga disampaikan oleh Dirjen Perhubungan Darat dan Kementrian Perhubungan terhadap Transportasi yang dilarang saat Mudik yaitu : 
1. Kendaraan bermotor umum dengan jens mobil bus dan mobil penumpang.
2. Kendaraan bermotor perseorangan, dengan jenis mobil penumpang, mobil, bus, dan sepeda motor (kendaraan pribadi).


Selain kegiatan Himbauan jangan mudik kepada masyarakat  kapolsek Birem Bayeun bersama personil Polsek Birem Bayeun telah memasang Spanduk Himbauan jangan mudik yang berlokasi antara perbatasan Pemkab Aceh Timur dengan Kota Langsa serta perbatasan antara kecamatan Birem Bayeun dengan kecamatan Rantau Selamat.

Tujuan kegiatan tersebut untuk pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan penularan Covid-19. dan Untuk mencegah terpaparnya terhadap penularan covid -19 kepada masyarakat yang berada dalam kecamatan Birem Bayeun.

Hal ini dilakukan agar masyarakat memahami bahwasanya peningkatan terhadap penularan covid 19 masih terjadi sehingga masyarakat harus patuh kepada kebijakan  dan peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah guna untuk keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Tak hanya itu kapolsek Birem Bayeun juga memberikan himbauan kepada masyarakat terhadap sanksi yang akan dilakukan kepada masyarakat yang akan melakukan mudik yaitu :

Bagi kendaraan travel gelap maupun angkutan umum akan dikenakan sanksi tegas sesuai ketentuan peraturan perundangan, bisa berupa penilangan atau sanksi administratif lainnya.tutupnya.