Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Warga Etnis Tionghoa Aceh Meriahkan Ramadhan Dengan Cara Bagi-Bagi Sembako Kepada Kaum Duafha


Infoacehtimur.com / Banda Aceh - Berbagai cara dan tindakan dilakukan oleh seseorang maupun kelompok untuk merawat dan menjaga keberagaman. Seperti yang dibuat Yayasan Hakka Aceh.

Di tengah Ramadan, yayasan kumpulan keturunan etnis Tionghoa di Aceh ini, ikut menyemarakan dengan membagi ribuan paket berisi sejumlah bahan pokok kepada masyarakat Aceh, khususnya kaum duafa.

“Ini kita bagikan khusus kepada kaum duafa yang ada di Aceh untuk meringankan beban dan membantu mereka selama bulan puasa,” kata Ketua Yayasan Hakka Provinsi Aceh, Kho Khie Siong, pada Senin (19/4/2021).

Kegiatan berbagi yang bertujuan untuk mengikat silahturrahmi, membangun toleransi dan kerukunan antar sesama umat beragama masyarakat Aceh tersebut bukanlah kali pertama dilakukan.

Pria yang akrab disapa Aky ini mengaku, jika kegiatan itu telah rutin dilaksanakan Yayasan Hakka sejak sepuluh tahun terakhir.

“Kecuali tahun 2020 lalu tidak kita lakukan karena kasusnya masih begitu tinggi,” ujar Aky.

Jumlah paket yang dibagikan pada Ramadan tahun ini, disebutkan sebanyak 2.140 paket. Adapun setiap paketnya berisi beras, mi instan, minyak goreng, ikan kaleng, dan krim susu.

Pendistribusian dilakukan melalui kepala desa atau keuchik gampong yang telah ditunjuk. Nantinya masyarakat yang akan mengambil paket harus menunjukkan kupon dari Yayasan Hakka Aceh.

Wilayah pembagian paket tidak hanya di Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dan Aceh Utara saja, namun kali ini juga dibagikan juga di Pidie, Lhoksemawe, Sabang sampai ke Aceh Tamiang.

“Jadi seluruh daerah itu, hari ini kita bagikan secara serentak,” kata Aky.

Bantuan paket berisi sejumlah bahan pokok yang dibagikan dikatakan Aky, berasal dari keluarga besar Hakka Aceh dari berbagai daerah, mulai Banda Aceh hingga ke daerah lainnya seperti Medan, Jakarta, dan Surabaya.

Mereka dikatakan ketua Hakka Aceh, adalah orang-orang Tionghoa Aceh yang sudah sukses di luar kota dan mereka selalu memberikan bantuannya melalui Hakka Aceh.

“Karena bagaimanapun mereka adalah orang Aceh yang lahir di Aceh meskipun keturunan Tionghoa dan mereka masih mengingat kotanya sendiri,” kata Aky.

Bagi warga, bantuan paket yang diberikan diakui sangat membantu, terutama saat Ramadan. Seperti Iskandi warga Banda Aceh yang berprofesi sebagai petugas kebersihan kota di Banda Aceh.

“Sangat membantulah bagi kami rakyat yang tidak ada apa-apa ini. Mudah-mudahan kedepannya lebih banyak lagi kegiatan seperti ini selama Ramadan,” harapnya.
.
Sumber : idn times