Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Warung Dilarang Buka Saat Siang Hari. Jubir Kemenag: Berlebihan.

Pemerintah Daerah (setingkatnya) yang menghimbau rumah makan/restoran untuk tutup pada siang hari dalam bulan ramadhan disebut melanggar atau bertentangan dengan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Salah satu yang telah "dikomentari" oleh kemenag melalui Juru Bicara Kementerian Agama Indonesia ialah Kota Serang, Banten.

Pemerintah Kota Serang Banten telah menerbitkan Himbauan Bersama untuk untum usaha kafe, warung nasi, dan restoran agar tidak berjualan di siang hari dalam bulan puasa.


Mengutip TabloitBintang, Juru Bicara Kementerian Agama Abdul Rochman menyebutkan bahwa Himbauan Tersebut terlalu berlebihan dan perlu ditinjau ulang.

Ia memaparkan, hendaknya semua pihak harus bisa bersikap saling menghormati.

"Bagi mereka yang tidak berpuasa, diharapkan juga bisa menghormati yang sedang menjalankan ibadah puasa. Sebaliknya, mereka yang berpuasa agar bisa menahan diri dan tetap bersabar dalam menjalani ibadah puasanya" terang Jubir Kemenag RI.


Mengutip laman Kemenag, terdapat pula protes masyarakat dari terbitnya Kebijakan kontroversial ini karena dianggap melanggar Undang-Undang terkait hak asasi manusia.

Pemerintah Kota Serang menetapkan larangan tersebut dalam surat Himbauan Bersama (HB) Nomor 451.13/335-Kesra/2021.