Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Dihantam Longsor, Jalur Nasional Penghubung Gayo Lues-Aceh Timur Putus Total


Jalan Nasional, penghubung Kabupaten Gayo Lues, dengan Aceh Timur, lumpuh total akibat diterjang longsor. Foto/iNews/Dosaino Ariga



Infoacehtimur.com / Lokop - Longsor menerjang wilayah Uling-uling, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Akibatnya, jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Gayo Lues, dengan Aceh Timur, putus total.

Putusnya akses jalan tersebut, diakibatkan badan jalan yang ada tertimbun longsoran material berupa lumpur tanah dan bebatuan sepanjang 100 meter, sejak Kamis (13/5/2021) malam. Ketinggian tumpukan material longsor mencapai 1-2 meter. Alhasil, badan jalan tersebut tak bisa dilalui kenderaan.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie Syahputra Bustamam mengatakan, sejak Kamis (13/5/2021) malam jalan penghubung Kabupaten Gayo Lues, dengan Aceh Timur tertimbun longsor sehingga tidak bisa dilalui sama sekali.

" Longsor terjadi akibat hujan deras yang terus melanda wilayah tersebut, sehingga material lumpuran tanah yang bercampur bebatuan menimbun badan jalan sepanjang 100 meter, dengan ketinggian material mencapai 1-2 meter," kata Carlie.

Hingga kini, alat berat terus melakukan pembersihan di lokasi longsor . Namun karena curah hujan yang cukup tinggi, membuat pekerjaan pembersihan material longsor dari badan jalan terhambat. Terlebih kondisi tanah di tempat longsor labil, serta adanya sumber mata air di atas pegunungan tersebut. "Personel kami terus berada di lokasi, dan melakukan pemantauan, dan membantu warga yang terjebak," tuturnya.

Dia memperkirakan, ruas jalan tersebut baru bisa dilintasi kendaraan roda dua dan empat pada esok hari, karena material longsor yang menimbun badan jalan sangat banyak. Belum lagi intensitas curah hujan juga sangat tinggi, sehingga terkendala dalam proses pembuangan material. "Kami minta warga yang akan melintasi di jalur tersebut, untuk sementara waktu menunda dulu perjalanannya sampai besok pagi," imbaunya.(**)


Pewarta : Dosaino Ariga
Artikel : Sindonews.com