Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Gubernur Aceh Nova Iriansyah Kirim Surat Khusus untuk Empat Bupati/Wali Kota, Isinya soal Covid-19

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menerbitkan surat khusus untuk empat Bupati/Wali Kota di Aceh terkait pencegahan penyebaran Covid-19, Jumat (14/5/2021).


INFOACEHTIMUR.COM – Gubernur Aceh Nova Iriansyah menerbitkan surat khusus untuk empat bupati/wali kota di Aceh, Jumat (14/5/2021). 

Surat berisi imbauan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 itu ditujukan untuk empat kepala daerah di Aceh yang berbatasan dengan provinsi Sumatera Utara. 

Surat Gubernur Aceh itu ditujukan untuk Bupati Aceh Tamiang, Bupati Aceh Tenggara, Bupati Aceh Singkil dan Wali Kota Subulussalam.

Dalam rilis yang diterima Serambinews.com disebutkan, surat Gubernur itu diterbitkan berdasar pada Surat Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor B./KA.SATGAS/46/05/2021 tanggal 12 Mei 2021 tentang Antisipasi Perjalanan Masyarakat Pada Arus Balik Idul Fitri 1442 H dan Surat Edaran Gubernur Aceh Nomor. 440/8833 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 Hijriah.

Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Menindaklanjuti regulasi tersebut, Gubernur meminta kepada Bupati/Wali Kota Kabupaten/Kota di wilayah perbatasan melakukan pengetatan pemeriksaan secara teliti dan cermat terhadap dokumen RT-PCR, swab test Antigen atau Genose setiap pelaku perjalanan masyarakat pada masa arus balik Idul Fitri Tahun 2021/1442 H, pada setiap pos penyekataan (check point) di perbatasan antar provinsi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah menjelaskan, sebagai upaya pencegahan, seluruh pemangku kebijakan terkait diinstruksikan untuk tetap wasapada dan memastikan para staf dan jajaran bersiaga.


Hal tersebut disampaikan oleh Sekda Aceh, saat memimpin rapat dengan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh terkait untuk menindaklanjuti Surat Edaran dari Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Letjen TNI Doni Monardo, di Ruang Adat Meuligoe Gubernur Aceh.

Rapat diikuti oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Keistimewaan Sekda Aceh M Jafar, Kepala Pelaksana BPBA Ilyas, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Hanif, Direktur RSUDZA Isra Firmansyah, Kepala Dinas Perhubungan Junaidi, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto.

Secara nasional kasus aktif harian terus meningkat. Hal ini diperparah lagi dengan sebaran varian baru Covid-19 di dunia.

Tidak hanya di Aceh dan nasional, kata Sekda, secara global kasus Covid-19 terus meningkat. Apalagi saat ini sudah ditemukan varian baru.

Oleh karena itu, butuh upaya ekstra untuk menekan penyebaran Covid-19 di Aceh.

"Belajar dari peningkatan Covid-19 pasca libur lebaran tahun lalu, maka Pak Gubernur mengunstruksikan seluruh jajaran bersiaga dan merumuskan upaya pencegahan yang terkoordinir dan efektif,” ujar Taqwallah.

Oleh karena itu, sambung Sekda, keempat kabupaten/kota yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara mendapat tugas lebih berat.

“Sebagai daerah perbatasan dan pintu masuk dari provinsi tetangga, keempat daerah tentu memiliki tugas ekstra, " katanya. 

Sementara itu, Karo Humpro Muhammad Iswanto kembali mengingatkan masyarakat untuk terus taat dan menjalankan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Aceh.

"Pak Gubernur dan Pak Sekda berkunjung ke RICU Pinere RSUDZA. Kita tak hanya terenyuh dengan kondisi pasien, tetapi juga pada para tenaga kesehatan yang harus mengontrol pasien sebaik mungkin. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk selalu taat prokes dalam setiap aktifitas. Agar pasien tidak bertambah dan para nakes pun bisa sedikit bernafas lega, karena mereka juga harus menghabiskan waktu di Pinere dan meninggalkan sanak keluarga,” kata Iswanto.




Sumber : Serambinews