Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

H A Muthallib Ketua YARA Langsa, Kuasa Hukum Zainal : Humas Pemko Langsa sudah melakukan Pembohongan Publik


Infoacehtimur.com / Kota Langsa  - Ketua Yayasan Advokasi Takyat Aceh ( YARA) Langsa, H A Muthallib Ibr, SE,. SH,.M.Si,.M.Kn, pernyataan Humas Pemko Langsa, di salah satu Media Onlene, sudah melakukan pembohongan Publik, kalau tidak tau yang benar jangan ngomong, kalau sudah ngomong yang tidak tau itu namanya bohong.


Seharusnya kumpulkan dulu data yang akurat baru ngomong, apalagi bicara persualan tanah seperti kasus tanah yang dimiliki klien saya, pak Zainal, ujar H A Muthalib kepada Wartawan Rabu (12/5/2021) di Langsa.

Siapa bilang Pak Zainal tidak memiliki alas hak atas tanah itu, tanah itu adalah warisan dari orang tuanya, termasuk tanah yang dibeli oleh Pemko Langsa,  yang diperuntukan untuk kawasan Hutan Lindung di belakang Rumah Pak Zainal Klien kami, ujar H Thallib.

Tanah hutan lindung yang sudah di pagar dan di timbun itu adalah sebagian tanah orang tua klien kami, jadi sangat tidak mendasar Humas Pemko Langsa bicara yang tidak paham tentang tanah yang dimiliki oleh pak Zainal.

Tanah itu dimiki dari ayahnya disamping rumah nya sekarang yang mau di bangun dorsmer yang ukuran nya 4×4, meter. Klien kami tidak mengambil tanah milik pemko yang baru dibelik untuk jalan ke hutan lindung yang lebar nya 4 meter.

Jadi humas pemko jangan asal ngomong  kalau tanah milik klien kami ada surat, alas hak, dan tanah itu tanah warisan, ujar H Thallib yang juga Dosen Fakultas Hukum Unsam.

H Thallib yang juga mantan Wakil Ketua PWI Aceh, menyebutkan, menurut keterangan Pak Zainal Klien nya, sebelumnya Marzuki Hamid, Wakil Wali Kota Aktif pernah mendatangi rumah Pak Zainal, untuk mintak belik tanah itu, ada dua kali datang, kerumah nya di samping rumah pak Zainal ada warung sate  Pak Marzuki datang ngomong dengan Klien kami agar tanah itu di jual untuk jalan ke hutan lindung, klien kami tetap tidak menjual, karana tanah warisan orang tuanya.
Lalu Pak Marzuki mintak diwakafkan aja kalau tidak di jual, kalau tidak dijual pak Marzuki Hamid maksa Klien kami kalau tidak dijual mintak di wakafkan aja, dari pembicaraan antara pak Marzuki Hamid, dan pak  Zainal kan sudah jelas tanah itu milik pak Zainal dan ada beberapa orang saksi disitu mendengar.


Kalau tanah itu bukan milik pak Zainal untuk apa Pak Marzuki Hamid maksakan Pak Zainal untuk mintak belik dan kalau tidak di jual agar pak Zainal wakafkan aja tanah nya, aneh kan seorang Wakil Walikota harus maksakan warganya, ada apa dengan perencanaan Hutan lindung itu yang sudah ada jalan Aspal.

Kita mintak Humas Pemko Langsa, belajar tentang status tanah jangan asal bukak mulut kalau pak Zainal tidak ada surat alas hak, kalau mau liat alas hak tanah yang diwariskan oleh orang tuanya pak Zainal , silakan jumpa saya akan nampakkan surat warisan atau surat sporadik ada dengan saya juga setiap tahun dibayar PBB nya, ujar dosen Perdata Fak Hukum Unsam.

Tanah yang dibeli untuk kasawan hutan lindung pemko Langsa dulunya milik orang tua pak Zainal dan disamping sudah ada jalan Aspal, untuk jalan dibangun jalan aspal itu juga di wakafkan oleh orang tua pak Zainal 1 Meter waktu itu.

Kalau pemko langsa ngotot yang katanya milik milik mereka ayo kita buktikan dengan surat, pemko silakan bawa surat, dan Klien saya juga bawa surat, atau silakan pemko gugat ke pengadilan agar kita buktikan di pengadilan, biar semua masyarakat Langsa tau nanti nya siapa pemilik tanah  tersebut, tantang H Thallib yang juga pengacara.

Kita tidak perlu banyak bohong kepada rakyat ayo kita buktikan yang benar siapa punya tanah yang kata Humas Pemko pak Zainal tidak memiliki surat. 

Kita akan buktikan apakah pak Zainal Klien kami ada surat atau tidak, tutup Kuasa Hukum Pak Zainal.(Red).