Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Lebaran Berdarah, Toko Kelontong di Indrapuri Dirampok, Pemilik Dipukul

Foto : Istimewa

Infoacehtimur.com / Aceh Besar - Aksi pencurian dengan kekerasan terhadap pemiliknya terjadi Jumat, 14 Mei 2021. Sekitar pukul 03.30 Wib di toko Maspion Kado Jalan Banda Aceh-Medan, Gampong Reukih Dayah Kecamatan Indrapuri Aceh Besar. 

Kapolres Aceh Besar AKBP Riki Kurniawan SIK MH melalui Kapolsek Indrapuri AKP Nazaruddin mengatakan, akibat peristiwa itu pemilik toko Mahfud (45) harus menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami pendarahan dibagian kepala. 

Dijelaskannya, pada hari Jum'at dini hari, tanggal 14 Mei 2021, sekira pukul 05.30 WIB Pos Unit laka Polres Aceh Besar didatangi pemilik toko Maspion kado Mahfud dengan kondisi berlumuran darah untuk meminta bantuan yang mana telah terjadi perampokan di tokonya. 

"Mahfud mengaku sempat berkelahi dengan pelaku perampokan tersebut sehingga Mahfud terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami pendarahan dibagian kepala akibat hantaman benda tumpul oleh pelaku yang mencoba untuk kabur karena kedatangannya sudah diketahui Mahfud," ujar Nazaruddin kepada media ini. 

Foto : Istimewa

Kemudian sekira pukul 07.00 Wib tim Opsnal beserta Kasat Reskrim Iptu Pol Zeska Julian SIK dan Kapolsek tiba di TKP untuk melakukan penyelidikan perihal kejadian tersebut, kemudian setelah dilakukan penyelidikan didapati beberapa alat bukti dan fakta-fakta. 

Nazaruddin menyebutkan, kejadian awal pukul 03.30 WIB yang mana pelaku masuk dari belakang toko lalu menaiki atap kemudian turun dari pelapon lantai dua lalu menuju ke lantai satu. "Kedatangan pelaku telah diketahui oleh korban sehingga terjadi perkelahian antara pelaku dan korban," ungkapnya. dikutip mimbaraceh.com

Menurut Kapolsek, di TKP ditemukan sendal swallow yang diduga milik pelaku yang lepas pada saat menaiki tembok dari belakang toko tersebut. Pelaku keluar dari pintu depan dan escapement. 

"Dari hasil pantauan cctv yang tidak diketahui pelaku menggunakan sebuah linggis untuk mencongkel atap dan memukul korban, dan memakai sweater warna biru lengan panjang warna putih dengan tutup kepala terlihat seperti memakai masker sehingga sulit untuk dikenali," tuturnya lagi.(**)