Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pengunjung Pantai di Aceh Timur Dirapid Test, Ini Hasilnya

Pengunjung memadati pantai Matang Rayeuk, Kecamatan Idi Timur, Aceh Timur, Minggu (16/5/2021). Serambinews.com/SENI HENDRI


INFOACEHTIMUR.COM – Pedagang dan pengunjung pantai di Aceh Timur dilakukan Rapid Test Antigen oleh tim Satgas Pencegahan Covid-19 Aceh Timur, Minggu (16/5/2021).

"Ada dua orang yang kita lakukan Rapid Test Antigen secara acak yaitu seorang pengunjung dan seorang pedagang di pantai Matang Peulawi Peureulak, hasilnya negatif," ungkap Kabid Penegakan Protkes Covid-19 Aceh Timur, T Amran SE atau Ampon, kepada Serambinews.com, Minggu.

Berdasarkan keputusan musyawarah Muspika Peureulak, dan pihak desa yang terdapat pantai, bahwa seluruh pantai dalam wilayah kecamatan Peureulak ditutup untuk sementara untuk menghindari kerumunan dan mencegah penularan Covid-19.

Kabag Ops Polres Aceh Timur, AKP Salmidin SE bersama petugas TNI/Polri lainnya juga terlihat menghimbau pengunjung agar tidak berwisata ke pantai di pintu masuk pantai Kuala Leuge Peureulak.

Meski pantai ditutup, ungkap Ampon, tapi para pengunjung tetap berusaha masuk (berkunjung ke pantai). 

Sehingga, sejak Minggu pagi atau Hari Raya Idul Fitri ke-4, tim gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, dan Dinkes, Pengadilan dan Kejaksaan, beserta Muspika Peureulak, melakukan pemantauan terhadap pantai-pantai yang ada dalam wilayah Peureulak, seperti Pantai Leuge, Kuala Bugak, Kuala Beukah, dan Kuala Matang Peulawi.

Setiba tim di pantai-pantai ini, tim gabungan tetap menemukan adanya warga yang berkunjung ke pantai tersebut, sehingga tim gabungan melakukan Rapid Test antigen secara acak terhadap dua orang dan hasilnya negatif.

Di samping itu, tim gabungan juga menghimbau pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan menghimbau untuk membubarkan diri dan tidak berkunjung ke pantai untuk menghindari terjadinya kerumunan.

T Amran SE mengatakan kegiatan operasi yustisi ini untuk menegakkan hukum protkes sebagai upaya pengendalian Covid-19.

Karena itu, tim gabungan melakukan pengawasan dan pemantauan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) terhadap pedagang dan pengunjung pantai.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Covid-19 Aceh Timur, jumlah kasus positif Covid-19 di Aceh Timur, hingga Minggu (16/5/2021) mencapai 12 orang dengan rincian 9 orang diisolasi mandiri, satu dirawat di RSUD Zainal Abidin Banda Aceh, dan 2 orang dirawat di RSUD Cut Mutia Lhokseumawe.

Pantai Matang Rayeuk Membludak Pengunjung

Berbeda dengan pantai Matang Rayeuk, Kecamatan Idi Timur. Pantai ini, sejak Sabtu (15/5/2021) dibuka dan ramai dikunjungi para pengunjung.

Bahkan, Minggu sekitar pukul 15.00 WIB, pemuda setempat dan tim gabungan TNI-Polri menghalau masuknya pengunjung karena pantai sudah sangat padat.

Seorang pedagang di Pantai Matang Rayeuk, kepada Serambinews.com, mengatakan, meski dipadati pengunjung tapi warga tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Selain itu pengunjung juga sudah diimbau oleh tim gabungan agar tetap mematuhi protokol kesehatan," ungkap pedagang tersebut.

Sedangkan pantai yang ada di Kecamatan Peudawa, seperti pantai Kuala Peudawa, dan Paya Dua, juga ditutup.

Terkait dibukanya pantai Matang Rayeuk ini, ungkap T Amran, sebenarnya tim Satgas Pencegahan Covid-19 Aceh Timur, sudah menginstruksikan agar pantai-pantai tempat wisata ditutup sementara untuk menghindari terjadinya kerumunan.

"Tapi untuk Pantai Matang Rayeuk, petugas sudah berupaya menghalau pengunjung. Tapi warga bersikeras untuk masuk, sehingga petugas berusaha menghimbau para pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan," ungkap Ampon yang juga Kasatpol PP Aceh Timur.

Untuk memutuskan rantai penularan Covid-19, ungkap Ampon, perlu kesadaran semua pihak. Meski, status Aceh Timur sebagai zona kuning, tapi kasus Positif Covid-19 terus meningkat.

"Jadi wabah Covid-19 itu masih ada. Jadi jangan anggap sepele, tetap patuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker. Perlu diketahui, untuk memutus rantai penularan Covid-19 ini perlu kesadaran semua pihak," imbau T Amran.(**)





Sumber Artikel : Serambinews.com