Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kisah Sedih Rohingya Terdampar ke Aceh Timur, Ditahan dan Dibuang ke Laut, 9 Orang Meninggal

ANTARA FOTO/Hayaturrahmah/pras.



INFOACEHTIMUR.COM – Kisah sedih dialami orang-orang Rohingya, dibuang ke laut setelah menjalani tahanan.

Mereka terkatung-katung di laut, 9 orang meninggal hingga akhirnya terdampar ke Aceh Timur.

Sebelum mendarat di pulau idaman Desa Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, 81 warga Rohingya, sempat terkatung-katung di laut selama 4 hari di laut.

Hal itu, disampaikan oleh T Jalaludin, Camat Simpang Ulim, kepada Serambinews.com, yang mengaku sejak Jumat pagi berada di lokasi terdamparnya Rohingya itu.

Berdasarkan keterangan dari para Rohingya itu, ungkap T Jalaludin, mereka (Rohingya) tersebut mengaku melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh dan India. 

Lalu setiba di India mereka ditahan selama satu bulan.

"Kemudian mereka dibuang lagi ke laut dan diberikan kapal lain karena kapal mereka pecah.

Setelah itu, mereka terkatung-katung 4 hari 4 malam di tengah laut tanpa tujuan.

9 orang diantaranya meninggal dunia dan jenazahnya dibuang ke laut," ungkap T Jalaludin.

Setelah 4 hari 4 malam terkatung-katung di laut.

Akhirnya mereka mendarat di pulau idaman Desa Kuala Simpang Ulim, Aceh Timur, dan yang selamat sebanyak 81 orang.

Untuk Penanganan selanjutnya, ungkap T Jalaludin, berdasarkan arahan Sekda Aceh Timur, Ir Mahyuddin.

Saat ini organisasi yang fokus menangani masalah pengungsi atau UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees) dari Medan sedang menuju ke Aceh Timur.

Kedatangan UNHCR untuk membahas penanganan selanjutnya terhadap para pengungsi Rohingya yang Terdampar di Gampong Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur.

Seperti diberitakan sebelumnya, 81 warga Rohingya dilaporkan terdampar di pulau idaman Gampong Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur.

Informasi terdamparnya 81 orang Rohingya ini dibenarkan oleh Keuchik Gampong Kuala Simpang Ulim, Idris.

"Benar terdampar 81 orang Rohingya terdiri dari wanita dan laki-laki dewasa, dan anak-anak," ungkap Idris kepada Serambinews.com, Jumat (4/6/2021) siang. (**)




Sumber Artikel | Serambinews