Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Putra Berdarah Aceh Resmi Terpilih Sebagai Ajudan Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Putra Aceh Asal Meulaboh, Teuku Alfis yang saat ini sedang bertugas menjadi Ajudan Millenial Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam program Jabar Future Leaders batch ke-2. 



INFOACEHTIMUR.COM – Putra Aceh asal Meulaboh, Teuku Alfis telah terpilih menjadi salah satu Ajudan Milenial Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.

Pemuda dari Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat ini merupakan satu dari 42 ajudan millenial yang terpilih pada tahun ini, untuk mendampingi Ridwan Kamil dalam melakukan serangkaian kegiatannya selama sepekan kedepan.

Untuk diketahui, Ajudan Millenial merupakan sebuah program bagi anak muda yang dicanangkan oleh Pemprov Jawa Barat, bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga provinsi setempat.

Program yang mengusung nama Jabar Future Leaders atau JBL ini bisa diikuti oleh seluruh anak muda di Indonesia yang ingin melatih soal kepemimpinan.


Yaitu dengan cara ditugaskan menjadi ajudan Gubernur Jabar selama seminggu, untuk melihat secara langsung proses kepemimpinan dan pengambilan keputusan sosok pria yang akrab disapa Bung Emil.

Nantinya, mereka yang berhasil lulus seleksi program JBL akan dibekali dengan pelatihan dan materi yang diperlukan selama penugasan.

Dan hari ini, Senin (7/6/2021), merupakan hari pertama penugasan Teuku Alfis menjadi ajudan Ridwan Kamil.

Kepada Serambinews.com, Senin (7/6/2021), pemuda bernama lengkap T. Muhammad Alfis Syahrin ini mengatakan, bahwa dia sudah berada di rumah dinas gubernur Jabar sejak kemarin, setelah menjalani isolasi mandiri selama satu minggu.

Selama satu minggu kedepan, dia bersama satu rekan lainnya asal Bogor akan terus mendampingi Ridwan Kamil dalam melakukan aktivitasnya.

"Untuk tugas, sebenarnya kita macem ajudan aslinya. Memang ikuti semua aktivitas bapak (Ridwan Kamil) 24 jam, selama seminggu," katanya yang dihubungi melalui sambungan telepon.

Pemuda kelahiran 9 Juni 1998 yang saat ini masih berstatus sebagai mahasiswa semester 10 di Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala ini mengaku, bahwa dia mengikuti program tersebut karena memang sangat mengidolakan sosok Ridwan Kamil.

Selain itu, dia yang memiliki cita-cita menjadi seorang gubernur itu melihat, bahwa idolanya tersebut merupakan satu dari sekian gubernur yang akan terus tumbuh membangun Indonesia selama 10 tahun kedepan.

"Beliau juga gubernur yang sangat dekat dengan anak-anak muda. Makanya Alfis sangat mengidolakan beliau,"

"Tiba-tiba liat dibuka program ini di postingan Instagram beliau, lihat persyaratannya memenuhi, ya ikut," ungkap anak dari pasangan T. Dzulkifli dan Ummi Salamah ini.

Lebih lanjut dia menceritakan, bahwa sebenarnya dia sudah dinyatakan lulus dan sempat mengikuti pelatihan untuk menjadi ajudan Gubernur Jabar lewat program JBL sejak bulan Maret 2020 lalu.

Tapi karena masa pandemi Covid-19, dia dan rekan-rekan lain yang lulus pada tahun kedua pelatihan kepemimpinan ini dipulangkan sementara.

Barulah pada hari Senin 7 Juni 2021, Alfis mulai bertugas sebagai ajudan Gubernur Jabar bersama rekan pasangannya, di Minggu ke-20 masa program.

"Tapi hari ini memang masih istirahat (belum ada kegiatan). Karena bapak masih di luar kota," katanya.

Mendapat kesempatan untuk menjadi ajudan sang idola merupakan sesuatu hal yang luar biasa bagi pemuda yang hampir genap berusia 23 tahun ini.

Apalagi, dia merupakan satu-satunya putra Aceh yang berhasil lolos mengikuti program kepemimpinan di batch ke-2 ini.

"Kalau dari Sumatera ada 4 orang (yang lulus). Di tahun kedua peserta yang lulus 42 orang dari 4.039 pendaftar," tambahnya.

Alfis juga merasa sangat beruntung karena bisa lolos mengikuti program di tahap kedua ini.

Pasalnya, untuk tahun ketiga yang sudah selesai proses rekrutmennya, ada sebelas ribuan orang yang mendaftar program tersebut.

Tapi yang lulus hanya 22 orang.

"Alfis merasa istimewa juga bisa terpilih di batch kedua ini. Karena di tahun ketiga, pendaftarnya ada sebelas ribuan orang. Yang lulus cuma 22 orang," pungkasnya. (Serambinews.com/Yeni Hardika)




Sumber | Serambinews