Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Satu Keluarga Meninggal Karena Kecelakaan di Aceh Timur, Berikut Hasil Penyelidikanya

Foto : Istimewa


Infoacehtimur.com / Idi Rayeuk - Penyelidikan Satlantas Aceh Timur, masih mendalami kasus kecelakaan antara sepeda motor Honda Vario dengan mobil Honda Jazz, yang menyebabkan satu keluarga meninggal dunia.

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga pengendara sepeda motor Honda Vario meninggal dunia akibat tabrakan dengan Honda Jazz di jalan Nasional Banda Aceh - Medan, di Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, Selasa (18/5/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

Satu keluarga yang meninggal dunia tersebut yakni, Iswadi (37) beserta istri Kartina (35) dan seorang anak perempuan mereka Cahya Asy Syuura (4). Mereka merupakan warga Gampong Seuneubok Aceh, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur.


Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro SIK MH, melalui Kasat Lantas AKP Andrew Agrifina Prima Putra SIK, mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti-bukti, dan melakukan gelar perkara dalam kasus ini.

Jadi hasil penyelidikan sementara dalam perkara ini, terjadinya kecelakaan karena kelalaian dari pengendara sepeda motor (Iswadi).


"Jadi hasil penyelidikan yang bersangkutan (almarhum Iswadi) mengambil jalur berlawanan sebelah kanan sehingga terjadi tabrakan antara sepmor dengan Honda Jazz, dan menyebabkan pengendara dan keluarganya meninggal dunia," ungkap Kasat Lantas AKP Andrew.

Saksi yang melihat kejadian (pengendara Vario yang terimbas) juga menguatkan bahwa pengendara sepeda motor melaju di jalur berlawanan sehingga tabrakan dengan Honda Jazz.

"Dari hasil gelar perkara juga mengarah bahwa kecelakaan terjadi karena kelalaian pengendara sepeda motor. Namun kami akan melakukan gelar perkara lagi selanjutnya," ungkap Kasat Lantas.


Penyidik, jelas Kasat Lantas, juga ada berkomunikasi dengan pihak keluarga dan meminta agar dapat menghadirkan saksi lain yang mampu menyatakan bahwa korban tidak melebar ke kanan jalan.

Jadi untuk sementara, jelas Kasat Lantas, hasil penyelidikan tersangka dalam perkara ini adalah almarhum pengendara sepmor. 


"Apabila setelah gelar perkara selanjutnya, tidak ada bukti dan petunjuk tambahan maka perkara ini akan dihentikan karena tersangkanya meninggal dunia sehingga gugur demi hukum," jelas AKP Andrew.

barang bukti yang terlibat dalam kecelakaan ini masih diamankan, sedangkan sopir Honda Jazz, diberlakukan wajib lapor, dan siap hadir apabila keterangannya diperlukan.(*)




Penulis: Seni Hendri / Editor: Taufik Hidayat / Sumber: Serambi Indonesia