Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Viral! Nenek di Aceh Berusia 130 Tahun, Segar Bugar dan Tak Beruban


INFOACEHTIMUR.COM – Seorang bernama Maimunah warga Gampong Blang Miroe Tunong, Kecamatan Bandar Dua Ulee Glee, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, memiliki umur saat ini 130 tahun dan masih bisa beraktivitas.

Maimunah alias nek munah ini masih memiliki tenaga layaknya nenek lain yang masih berumur sekitar 70 tahun, dimana nek munah saban hari dia tinggal bersama anak tiga nya bernama Hafsah.

Sang wanita tua ini biasa disapa Nek Munah, warga Desa Gampong Blang Miroe Tunong, Kecamatan Bandar Dua,Kabupaten Pidie Jaya yang disebut sebagai salah satu orang tertua karena berusia 130 tahun tersebut.

Nek Munah tinggal bersama anaknya perempuan nomor tiga juga bersama cucu serta cicitnya.

Berdasarkan keterangan anaknya Hafsah, kepada wartawan, pada Sabtu (5/6),kemarin saat ini Nek Munah tinggal bersamanya di gubuk yang sederhana.

ini sempat menikah dua kali, semasa gadisnya sekira tahun 1900-an, sang nenek menikah dengan suami pertama namun tidak dikaruniai anak. Pernikahan keduanya dengan suami yang bernama Muhammad Dali dikaruniai 12 anak.

Namun 10 diantaranya telah berpulang ke Rahmatullah dan hanya 2 orang anaknya masih hidup sampai sekarang. Usman M Dali anak ke 2 sekarang berumur sekira 78 tahun dan Hafsah M. Dali berusia 75 tahun.

Setahun lalu ibu masih tinggal dirumah peninggalan almarhum suaminya di seberang jalan depan rumah ini, namun sudah beda desa yaitu Gampong Beurasan.

"Karena sudah renta tidak mungkin kami membiarkan ibu sendiri. Walaupun sampai sekarang beliau masih menuntut agar rumahnya dibangunkan kembali karena rumahnya yang dulu sudah tiada", ceritakan Hafsah

Untuk menyenangi hati ibunda tercinta, Hafsah bersama abangnya Usman telah membelikan beberapa material untuk membangun kembali gubuk di lahan yang berada di seberang jalan tersebut.

Semasa saya masih muda dulu sampai saat ini, ibu sudah membantu orang lain dengan mengobati penyakit seperti muntah darah akibat serbuk dan lainnya. "Ibu mengobati orang sakit dengan berdo'a kepada Yang Maha Kuasa serta memberikan ramuan racikannya", akui Hafsah

Saat ini keadaan kedua matanya masih bisa melihat dengan jelas. Begitu juga rambutnya yang masih belum beruban. Untuk pendengarannya sudah kurang pas begitu juga pembicaraan tidak begitu jelas lagi, mungkin karena lidahnya sudah mulai menciut dan giginya sudah tiada.

Meski sudah berusia sangat renta, nenek Maimunah ternyata masih sanggup melakukan pekerjaan rumah sehari-harinya. Dengan bantuan tongkatnya, ia masih bisa berjalan-jalan sendiri dan melakukan aktivitas hariannya seperti mandi dan sholat.


Nek Munah yang terlihat putih bersih dan berseri ini juga merupakan sosok yang selalu berserah diri pada Allah Maha Kuasa. Ia selalu tersenyum bahagia saat disapa orang lain.

Ia juga selalu rajin menjalankan ibadah sholat 5 waktu, shalat sunah dan shalat tahajud. Begitu adzan berkumandang, ia akan segera bangkit mengambil air whudu dan bersiap untuk sholat.

Bahkan saat duduk beristirahat dari mulutnya ia selalu berzikir dan bertasbih. Dimulut Nek Munah selalu terdengar zikir dan mencucapkan nama Allah Ta’ala. Ia berdoa kepada siapa saja tamu yang menjenguknya.(**)




Source | OKEZONE