Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

5 Anggota TNI Dikeroyok dan 30 Rumah Dibakar, Begini Kronologisnya

Foto/Ist


INFOACEHTIMUR.COM – Lima anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara jadi sasaran pengeroyokan sekelompok orang di Dogiyai, Papua, Kamis (15/7/2021).

Penyerangan terhadap anggota TNI ini juga memicu terjadinya pembakaran rumah warga di Dogiyai.

Warga dilanda ketakutan hingga terpaksa mengungsi ke Koramil, selebihnya memilih menyelamatkan diri ke polsek.

Sementara, seorang anggota Paskhas kritis dan saat ini dirawat di RSUD Madi, Kabupaten Paniai.

Dikabarkan, dua anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara terluka akibat diserang oleh sekelompok orang di Dogiyai, Papua.

Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan mengatakan, salah satu anggota Paskhas bahkan mengalami luka yang cukup serius dan dalam kondisi kritis.


Kkedua anggota Paskhas yang diserang warga yakni Koptu Didik Prayudi dan Kopda Atok Tri Utomo.

"Memang benar ada laporan dua anggota Paskhas terluka setelah dianiaya warga yang saat itu sedang meminum minuman keras di landasan (runway) Bandara Moanemani," kata Brigjen TNI Iwan Setiawan kepada Antara, Jumat (16/7/2021).

"Akibatnya dua anggota mengalami luka serius, yakni Koptu Didik Prayudi dan Kopda Atok Tri Utomo, hingga harus dilarikan ke RSUD Madi," kata Iwan kepada Antara, Jumat (16/7/2021).

Kronologi Penyerangan

Menurut Iwan, kasus ini berawal dari laporan yang diterima anggota Paskhas bahwa ada sekelompok orang yang sedang menikmati minuman keras di runway atau landasan pacu bandara.

Kemudian, anggota Paskhas dari Yonko 463/Trisula mendatangi sekelompok orang itu dan meminta mereka untuk segera meninggalkan lokasi tersebut.

Awalnya, sekelompok orang itu mengikuti arahan yang diberikan oleh prajurit TNI AU.

Namun, ketika melewati pagar bandara, sekelompok orang itu malah berbalik dan menyerang anggota TNI AU.

Menurut Iwan, pada saat itu ada 5 anggota Paskhas yang diserang.

Sekelompok orang itu menggunakan batu dan senjata tajam untuk melukai anggota Paskhas.

Rumah Warga dibakar

Namun, tindakan yang dilakukan sekelompok orang itu belum berhenti.

Menurut Iwan, diduga mereka memprovokasi warga, hingga melakukan pembakaran terhadap rumah dan kios.

Akibatnya sekitar 30 bangunan ludes terbakar.  

Warga yang jadi korban kemudian mengungsi ke Koramil serta Polsek.

"Jumat pagi, Dandim dan Kapolres Nabire yang membawahi Dogiyai sedang menuju TKP melalui jalan darat," ujar Iwan Setiawan.(/Tribunnews)