Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Arab Saudi Mulai Izinkan Pengunjung Mulai 1 Agustus, Dengan Syarat Sudah Vaksin 4 Merek Ini




INFOACEHTIMUR.COM – Arab Saudi mulai mengizinkan warga dari mana pun untuk masuk ke negara itu dengan syarat sudah melakukan vaksin Covid-19. 

Izin untuk turis ke Arab Saudi mulai berlaku pada 1 Agustus 2021. 

Pengumuman tersebut disampaikan pada hari ini, Jumat (30/7/2021), yakni membuka kembali perbatasan yang selama ini melarang para turis ke Arab Saudi karena adanya pandemi. 

Melansir dari AFP, Jumat (30/7/2021) Arab Saudi mengumumkan akan membuka kembali perbatasannya untuk turis asing yang divaksinasi penuh setelah penutupan selama 17 bulan karena pandemi virus corona.

Namun, Riyadh tidak mengumumkan pencabutan pembatasan umrah dan haji yang dapat dilakukan kapan saja, yang biasanya menarik jutaan Muslim dari seluruh dunia setiap tahun.

"Kementerian Pariwisata mengumumkan bahwa Kerajaan akan membuka pintunya bagi turis asing dan mencabut penangguhan masuk bagi pemegang visa turis, mulai 1 Agustus," lapor Saudi Press Agency.

Dikatakan para pelancong yang divaksinasi penuh dengan vaksin yang disetujui Saudi yakni Pfizer, AstraZeneca, Moderna atau Johnson & Johnson akan dapat memasuki kerajaan tanpa perlu periode karantina institusional.

Asalkan mereka (turis) memiliki bukti PCR negatif. 

Tes COVID-19 diambil dalam 72 jam terakhir dan mendaftarkan detailnya ke otoritas kesehatan.

Riyadh telah menghabiskan miliaran dolar untuk mencoba membangun industri pariwisata dari awal, sebagai bagian dari upaya untuk mendiversifikasi ekonominya yang bergantung pada minyak.

Kerajaan yang dulu tertutup itu mulai mengeluarkan visa turis untuk pertama kalinya pada 2019, bagian dari dorongan ambisius untuk mengubah citra globalnya dan menarik pengunjung.

Covid-19 juga sangat mengganggu ziarah haji dan umrah, yang biasanya menjadi sumber pendapatan utama bagi kerajaan di waktu normal.

Saat ini hanya jamaah haji yang divaksin di Arab Saudi yang memenuhi syarat untuk izin umrah.

Pemerintah Arab Saudi mempercepat upaya vaksinasi nasional saat bergerak untuk menghidupkan kembali pariwisata dan menyelenggarakan ekstravaganza olahraga dan hiburan, semua sektor yang dilanda pandemi.

Arab Saudi telah mengatakan bahwa mulai 1 Agustus, vaksinasi akan diwajibkan untuk memasuki instansi pemerintah dan swasta, termasuk lembaga pendidikan dan tempat hiburan, serta untuk penggunaan transportasi publik.

Arab Saudi telah mencatat lebih dari 523.000 kasus virus corona, dengan 8.213 kematian.***



(Artikel/Serambinews)