Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pengetahuan Ilmu Agama: Mahasiswa KKN UNIMAL Mengajari Pengetahuan Agama

Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini, salah seorang murid bernama Nisrina Maulida Filni mengatakan bahwa mareka sangat senang ketika di adakan acara ini.


INFOACEHTIMUR.COM – Lhokseumawe, (1/7/2021) Kelompok 25 KKN di Gampong Blang Naleung Mameh membuat program kerja “Belajar Ilmu Agama Sejak Dini”.

Program ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang ilmu agama. Anak-anak yang ikut serta dalam kegiatan ini tergolong ramai hampir 70 orang per harinya. Jadwal yang mahasiswa buat untuk kegiatan belajar ilmu agama ini tiga kali dalam seminggu, yaitu hari Kamis, Jumat, dan Sabtu. 

Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini, salah seorang murid bernama Nisrina Maulida Filni mengatakan bahwa mareka sangat senang ketika di adakan acara ini, selain untuk mengisi kekosongan waktu bermain mareka bisa juga untuk menambah ilmu agama secara menyeluruh.


“Kami senang belajar sama kakak-kakak ini, bisa belajar mengaji, belajar matematika, belajar sholawat dan lain-lain, kami senang belajar ini dan kami juga selalu datang cepat sangking bersemangat sekali.” Ujar Filni.

M. Yusuf Musa, selaku Geuchik gampong Blang Naleung Mameh mengatakan, kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak untuk paham ilmu agama.

Menurutnya, dengan adanya program kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa ini dapat membantu melancarkan prestasi anak-anak di Gampong Blang Naleung,” jelas Musa.


Dosen Pembimbing Lapangan Juni Ahyar S.Pd.,M.Pd. menyatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN kelompok 25 sangat berguna sekali khususnya buat anak-anak yang ada di gampong tersebut. "disaat pandemi covid-19 kegiatan tersebut sangat cocok dilaksanakan dan yang lebih penting kalian harus patuh terhadap protokol kesehatan yang di tetapkan" pintanya.

Nurhajjah selaku ketua Koordinator mengatakan, kegiataan ini sangat bermanfaat dan semoga berkah juga untuk kita semua.

“Karena dengan mengajar mengaji anak-anak akan terlatih, termotivasi, dan mau memahami lebih lanjut mengenai ilmu agama yang sudah mulai terkikis oleh kecanggihan teknologi yang membuat anak-anak lebih cenderung sibuk sendiri.” Imbuhnya.(**)