Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Picu Kerumunan saat Undang Selebgram, Pemilik Toko di Aceh Diperiksa Polisi





INFOACEHTIMUR.COM – Kehadiran selebgram Aceh Herlin Kenza ke Kota Lhokseumawe, saat peresmian satu toko grosir pakaian, Jumat, 16 Juli 2021, sepertinya akan berbuntut panjang.

"Jika aparat kepolisian setempat serius dan tak terkesan diskriminatif, dipastikan pemilik toko dan Herlin akan terkena sanksi, karena diduga telah memancing kerumunan warga serta melanggar protokol kesehatan (Prokes)," ujar Reza (35) seorang warga Lhokseumawe pada media ini, Senin kemarin. 

Kata dia, dari pemberitaan media, jajaran penyidik Polres Lhokseumawe mengaku segera memanggil Herlin Kenza untuk menjalani pemeriksaan, terkait kerumunan di satu toko grosir di Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy di Banda Aceh, Selasa, menegaskan pemeriksaan Herlin Kenza dilakukan karena yang bersangkutan diduga melanggar aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dalam menekan penularan COVID-19.

"Video kerumunan yang disebabkan kedatangan Herlin Kenza tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Apalagi di saat sedang dilakukan pemberlakuan PPKM," tegas Kombes Pol Winardy.

Seperti diwartakan laman antaranews.com. Kombes Pol Winardy mengatakan polisi juga sudah memeriksa pemilik toko beserta beberapa saksi lainnya.

Kombes Pol Winardy mengatakan pemilik toko tersebut terancam dikenakan Pasal 93 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan jo Pasal 55 KUHP.

"Kami memastikan kasus ini akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 terkait kerumunan yang disebabkan selebgram tersebut," tegas Kombes Pol Winardy.

Itu sebabnya, jajaran Polres Lhokseumawe menyelidiki video selebgram yang menciptakan kerumunan saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM 

"Saya baru tahu informasinya. Nanti akan kami lakukan penyelidikan terkait dugaan melanggar PPKM tersebut," kata AKBP Eko Hartanto di Lhokseumawe, Senin kemarin.

Sebelumnya beredar video kerumunan saat PPKM ketika selebgram mendatangi ke toko grosir di Pasar Inpres Lhokseumawe, Jumat (16/7/2021).

Terlihat dari video yang beredar di kalangan masyarakat tersebut, selebgram tersebut dikawal mobil patroli kepolisian saat mendatangi toko grosir di Pasar Inpres Lhokseumawe.

Bahkan tampak, ratusan orang berdesak-desakan dengan mengabaikan protokol kesehatan saat menyambut kedatangan selebgram yang dikenal sebagai Barbie Aceh itu yang turut dikawal aparat keamanan.

Tak tanggung-tanggung, saat tiba di lokasi toko grosir tersebut, selebgram itu disambut dengan karpet merah saat turun mobil mewah miliknya.

Hal tersebut terkesan oleh masyarakat bahwa tim Satgas COVID-19 Kota Lhokseumawe hanya tegas kepada warga kecil dan seakan-akan membiarkan aksi mengabaikan PPKM yang dilakukan oleh selebgram cantik.

Hesti (30), seorang warga Lhokseumawe mengaku, saat itu dia melihat sendiri kedatangan selebgram tersebut, yang dikawal petugas keamanan serta disambut ratusan masyarakat di Lhokseumawe.

"Jelas kok, semua orang tahu dan lihat. Jelas-jelas melanggar protokol kesehatan, anehnya ada aparat keamanan di situ, tetapi seakan-akan membiarkan kerumunan massa tanpa ada tindakan tegas," ungkap Hesti.(**)



(Artikel/ModusAceh)