Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Polisi Medan Tangkap Preman Pemalak Sopir tapi Tidak Ditahan, Kok Bisa?

Yoseph Pencawan | Nusantara   dok.mi Ilustrasi 



Infoacehtimur.com / Medan - Sepekan setelah viral di media sosial, polisi menangkap seorang preman yang menjadi pelaku pemalakan sopir di Jalan Veteran, Medan, Sumatera Utara."Anggota Unit Reskrim sudah mengamankan pelaku di Jalan Bulan Pasar Sambu," ujar Kapolsek Medan Timur Komisaris Muhammad  Arifin saat dikonfirmasi, Selasa (27/7).

Sebelumnya, video yang menayangkan tindakan pemalakan terhadap sopir angkutan pengangkut bawang viral di media sosial, Selasa (20/7).

Dari video itu terungkap aksi pemalakan terjadi di Jalan Veteran, Medan.


Seorang preman yang mengaku dari PP, salah satu organisasi masyarakat (ormas) meminta uang kepada sopir..

Pelaku datang saat dilakukan bongkar muat  barang. Namun dia tidak tahu aksinya direkam seseorang yang berada di sekitarnya.

Si perekam video sempat bertanya kepada sang preman. "Saya tanya kamu, meminta uang untuk apa?" Dan pelaku pemalakan menjawab singkat, "Untuk PP,"Setelah video itu viral, Unit Reskrim Polsek Medan Timur segera melakukan pengejaran.


Dan akhirnya pelaku dapat dicokok di Jalan Bulan Pasar Sambu Medan.Setelah ditangkap, preman bernama Garda Sianturi, 33, itu tidak berkutik di hadapan polisi dan mengakui perbuatannya.

Dia mengaku telah melakukan pemalakan di Jalan Veteran tetapi baru berlangsung beberapa hari.

Namun M Arifin mengatakan pihaknya tidak percaya begitu saja. Kepada polisi Gardan juga mengaku dirinya memalak Rp5 ribu dari tiap sopir yang menjadi sasarannya.


Uang hasil pemalakannya itu disetor ke ormas yang dia sebut, sebagai biaya administrasi.M Arifin mengatakan, Gardan sudah mengakui perbuatan dan kesalahannya sehingga pihaknya memilih melakukan pembinaan. "Nanti akan dibuat surat pernyataan tidak berbuat lagi," pungkas Kapolsek. (OL-13)