Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Sodomi Bocah 13 Tahun, Bang Him Diringkus Polisi

HA alias Bang Him (48), tersangka sodomi 



INFOACEHTIMUR.COM – HA alias Bang Him (48), warga salah satu gampong di Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar ditangkap polisi setelah dilaporkan melakukan sodomi terhadap seorang anak di bawah umur yang masih berusia 13 tahun, Kamis (13/7/2021).

Pelaku rupanya sudah berulang kali melakukan sodomi terhadap korban AR, di sebuah rumah kosong di kecamatan itu.

Tidak kurang tiga kali, Bang Him melakukan perbuatan bejat tersebut, termasuk satu kali di antaranya tersangka melakukannya di bulan puasa lalu, tepatnya di samping kandang sapi dalam Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP M Ryan Citra Yudha, SIK, Sabtu (10/7/2021), mengatakan, tersangka ditangkap menindaklanjuti laporan orang tua korban ke pihak kepolisian dengan Nomor: LP.B/217/VI/20121/SPKT/Polresta Banda Aceh/Polda Aceh tanggal 23 Mei 2021.


Mendapat laporan tersebut polisi pun melakukan penyelidikan secara intensif.

Menurut AKP Ryan, kejadian tersebut awalnya terjadi di bulan Mei 2021 lalu, tepanya di sebuah rumah kosong di salah satu gampong dalam Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. 

“Tersangka Bang Him melakukan perbuatan bejat terhadap korban AR di sebuah rumah kosong,” kata AKP Ryan.

Berselang dua hari kemudian setelah sodomi terjadi di rumah kosong di Kecamatan Peukan Bada, tersangka Bang Him kembali mengulangi perbuatannya.

Pada saat itu di bulan puasa, tersangka melakukan perbuatan amoral itu di samping kandang sapi, masih dalam kecamatan yang sama dan kembali menyasar korban AR.

Perbuatan tak terpuji dan memalukan tersebut rupanya tak berhenti di sana.

Tersangka Bang Him kembali melakukan sodomi terhadap bocah AR di sebuah rumah kosong, di TKP sama yang terjadi sebelumnya.

Dalam setiap usai melakukan aksi bejatnya itu, tersangka Bang Him selalu mengancam korban apabila melaporkan ke orangtuanya atau orang lain.

Tapi, orangtua AR yang melihat perubahan perilaku anaknya itu menjadi curiga dan mencari tahu apa yang terjadi terhadap anak laki-lakinya tersebut.

Meski masih dihantui rasa ketakutan, akhirnya AR memberanikan diri menceritakan atas apa yang terjadi terhadap dirinya.


"Korban mengaku tidak berani mengatakan hal itu kepada siapapun, termasuk orang tuanya karena berada di bawah ancaman pelaku," terang AKP Ryan.

Usai mendapat laporan orangtua korban, personel Unit PPA Polresta Banda Aceh langsung mendalami keterangan saksi.

Termasuk melakukan pemeriksaan terhadap korban dan melakukan visum et revertum di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh.

Pelaku akhirnya diringkus personel Unit PPA Satuan Reskrim Polresta tanpa perlawanan.

“Alhamdulillah, Kanit PPA, Ipda Puti Rahmadiani bersama personel PPA berhasil menangkap Bang Him di tempat tersangka bekerja di sebuah toko bangunan dalam kawasan Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Kamis (8/7/2021) siang,” tukas Kasat Reskrim.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan pakaian korban sebagai barang bukti serta surat visum yang dikeluarkan oleh dokter ahli.

“Untuk saat ini, Bang Him mendekam di sel Polresta Banda Aceh untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ucap AKP Ryan.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 50 Jo 47 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat,” pungkas Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP Ryan.



(Artikel/Serambinews)