Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Sopir Angkutan Umum Dilarang Mengemudi Jika Belum di Suntik Divaksin

Ilustrasi (Dok. Dirlantas Polda Aceh)




Infoacehtimur.com / Banda Aceh - Sopir angkutan umum di provinsi Aceh wajibkan suntik vaksin Covid 19. Bukti vaksin menjadi syarat melakukan perjalanan bagi para sopir.

"Jika tidak melakukan vaksin, maka sopir tidak diizinkan mengemudi kendaraan dan membawa penumpang," kata Ditlantas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani usai rapat kesiapan vaksinasi massal kepada sopir dan penumpang, Selasa (13/7).


Kombes Pol Dicky mengatakan pihaknya bersama Organda Aceh dan Dinas Perhubungan Aceh menargetkan Juli tahun ini vaksinasi awak angkutan penumpang maupun barang tercapai 100 persen.

"Dalam rapat tersebut dibahas dan disepakati akan dikeluarkan surat keputusan bersama tentang ketentuan berpergian harus menunjukkan surat keterangan vaksin dan hasil negatif swab antigen," ujar Kombes Pol Dicky.


Saat ini, lanjut Kombes Pol Dicky, sopir yang sudah melakukan vaksin baru 55 persen dari 1.585 sopir yang terdata di Organda Aceh.

"Ada 579 awak angkutan umum bus yang belum di vaksin. Belum termasuk sopir angkutan barang," ucapnya.

Ditlantas Polda Aceh bersama Dishub Aceh dan Organda Aceh, kata Dicky akan memberikan vaksinasi terhadap para sopir di terminal-terminal keberangkatan dalam waktu dekat.


"Begitu juga dengan penumpang yang akan berangkat ke Sabang, wajib memiliki sertifikat vaksin atau hasil negatif hasil antigen," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Dicky, diharapkan dinas perhubungan membuat aturan yang mewajibkan masyarakat yang berpergian wajib divaksin.

"Ini demi keselamatan bersama. Jangan nanti Aceh menjadi zona merah Covid 19," ungkapnya.

Sumber : ajnn.net