Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Tak Kunjung Dikerjakan, Al-Farlaky Cecar Dinas PUPR dalam Rapat Banggar

Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky

Kadis: Segmen 1 Peureulak-Lokop akan Ditender Ulang 



Infoacehtimur.com / Banda Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari daerah pemilihan Kabupaten Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mencecar dinas PUPR Aceh dalam rapat Badan Anggaran DPRA yang berlangsung, Kamis 8 Juli 2021, di ruang Serbaguna DPRA. Rapat dipimpin jajaran pimpinan DPRA yang juga dihadiri jajaran TAPA.

Pada forum banggar itu, Iskandar Al-Farlaky, langsung menanggapi laporan Kadis PUPR Aceh Mawardi terkait realisasi LKPJ tahun anggaran 2020 dan laporan kegiatan multiyears kontrak. Iskandar secara lantang mencecar kadis PUPR Aceh terkait kejelasan pembangunan ruas jalan Peureulak Lokop, Aceh Timur yang masuk paket multiyears.


“Ini sudah berulang kali saya sampaikan dan pertanyakan. Sekarang coba bapak jelaskan, bagaimana lanjutan pembangunan jalan Peureulak-Lokop untuk segmen 1 dan segmen 3. Sementara segmen 2 informasi saya terima dari lapangan sedang kerjakan. Jangan sampai tahun 2021 berakhir, jalan tak kunjung dibangun,” sebut Iskandar.

Iskandar juga meminta Kadis PUPR Aceh, Mawardi, untuk menjelaskan penyebab tidak dieksekusinya ruas jalan segmen 1 dan 3, sementara sudah ada pemenangnya. “Jika ada masalah diproses tender, dijelaskan saja. Jangan rakyat yang jadi korban, kita tidak bisa terima itu. Lalu, kenapa ngak dilelang ulang agar prosesnya benar,” ungkap Al-Farlaky geram.


Kata Iskandar, yang turut didengar oleh anggota Banggar lainnya, ruas jalan Peureulak-Lokop-batas Gayo Lues yang masuk paket multiyears tahun 2020-2021-2022, sangat dinantikan oleh masyarakat disana.

Dia menambahkan, proyek jalan yang masuk paket multiyears ini, untuk segmen 1 dimenangkan oleh PT Perapem Prima Mandiri dengan pagu akhir Rp 183,4 miliar, segmen 2 PT Sumber Sari Cipta Marga asal Jakarta Selatan pagu Rp 172,8 miliar, dan segmen 3 PT Wanita Mandiri Perkasa, asal Jakarta Pusat dengan pagu akhir Rp 204, 2 miliar.


Menanggapi apa yang disampaikan Iskandar Al-Farlaky, Kadis PUPR Aceh Mawardi, tidak menampik ada rekomendasi BPK terkait proses lelang yang terindikasi di prosesnya bermasalah. “Insya Allah pak yang segmen 1 akan dilakukan tender ulang dalam waktu dekat ini,” ujarnya

Lalu, Iskandar juga mempertanyakan bagaimana dengan segmen 3 apakah akan dilelang ulang, Mawardi kemudian berjanji akan menyampaikan dinamika di forum banggar ke Pak Gubernur.” Kami berharap, segmen 3 bisa juga dilaksanakan pak kadis. Sebab sisa waktu sedikit lagi dan sangat dibutuhkan masyarakat,” tambah Iskandar Al-Farlaky.(*)