Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Terkait Idul Adha, MPU Keluarkan 6 Poin, Minta Masyarakat Gemakan Takbir dan Tetap Berkurban

Serambinews/M. Anshar (sebelum Covid-19)


MPU Keluarkan 6 Poin Terkait Idul Adha, Minta Masyarakat Gemakan Takbir dan Tetap Berkurban


Infoacehtimur.com / Banda Aceh - MPU Aceh mengajak masyarakat untuk menyemarakkan hari raya Idul Adha 1442 Hijriah lewat gema takbir.

Ajakan itu disampaikan melalui tausiah nomor 5 tahun 2021 M/1442 H tentang pelaksanaan ibadah Idul Adha, penyembelihan hewan qurban, dan kegiatan keagamaan lainnya tahun 1442 H.

"Diminta kepada setiap komponen masyarakat untuk mengumandangkan takbir di masjid, tempat ibadah dan tempat kediaman masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," bunyi salah satu tausiah tersebut.


Tausiah yang dikeluarkan tanggal 8 Juli 2021 ditandatangani oleh Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali bersama dua wakil ketua, Dr Tgk H Muhibbuththabary MAg dan Tgk H Hasbi Albayuni.

MPU Aceh mengeluarkan enam poin yang berkaitan dengan tata cara pelaksanaan kegiatan keagamaan di tengah pandemi Covid-19 yang sedang melonjak.

1. Diminta kepada setiap komponen masyarakat untuk menyambut hari raya Idul Adha dengan melaksanakan ibadah shalat Id dan penyembelihan quran sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama.


2. Diminta kepada pengurus masjid dan tempat shalat Id lainnya untuk mengatur pelaksanaan shalat Id dan khutbah secara padat dan singkat serta memperhatikan protokol kesehatan.

3. Diminta kepada panitia penyembelihan hewan qurban untuk menyesuaikan jumlah personelnya, menambah jumlah tempat penyembelihan dan membagi waktu penyembelihan menjadi 2, 3, dan sampai 4 hari.

4. Diminta kepada setiap komponen masyarakat untuk mengumandangkan takbir di masjid, tempat ibadah dan tempat kediaman masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.


5. Diminta kepada setiap komponen masyarakat untuk melakukan ziarah, silaturahmi, dan kegiatan lainnya agar memperhatikan ketentuan syariat dan protokol kesehatan.

6. Diminta kepada pemerintah agar memfasilitasi pelaksanaan protokol kesehatan dalam menjalankan ibadah Idul Adha, penyembelihan hewan qurban dan kegiatan keagamaan lainnya sehingga dapat terlaksana sesuai dengan ketentuan syariat dan terhindar dari potensi penularan Covid-19.

Sumber : serambinews.com