Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

5 Jenderal Tewas Dalam 10 Hari Di 'Bumi Fidel Castro' Kuba.

 

Bendera Kuba dan Monumen F. Castro


Infoacehtimur.com - Lima jenderal militer di negara Kuba dilaporkan meninggal dalam beberapa hari terakhir secara misterius, menurut laporan dari pemerintah.



Pemerintah Kuba (hinhha kemarin) belum mengadakan konferensi untuk memberikan penjelasan mauoun keteeangan terkait kematian kelima jenderal tersebut.



Diketahui kelima jenderal yang meninggal itu telah berusia lanjut serta pensiunan. Bahkan, situasi pandemi covid-19 di Kuba saait ini sedang mengalami lonjakan infeksi hingga 8 kali lipat dengan ata-rata kasus harian hampir menyentuh angka 8.000 sejal awal bulan juli.



Melansir resaksi media The Guardian, disebutkan tidak ada dugaan kejahatan dalam perkara kematian lima orang Jenderal di negara komunis itu.



Namun, banyak pihak yang berasumsi beragam disebabkan kematian merakan rerjadi disekitar tanggal lahirnya "Gerakan 26-7" yang didirikan oleh Tokoh Revolusi Kuba yaitu Fidel Castro bersama bersama dengan adiknya, Raúl Castro, dan juga Che Guevara.


Che Guevara & Fidel Castro


Menurut media yang pertama kali memberitakan hal ini, Miami Herald, kelima jenderal itu meninggal setelah ribuan warga turun ke jalan di beberapa lokasi, termasuk Ibukota Havana pada 11 dan 12 Juli lalu. Protes saat itu disebut sebagai pergolakan terbesar oleh publik terhadap rezim pemerintahan di Kuba.



Sebagai informasi, salah satu dari lima Jenderal yang mati adalah mantan Kepala Angkatan Udara Kuba Jenderal Ruben Martinez Puente (79) saat insiden penembakan dua pesawat pribadi AS pada 1996.



Dia didakwa di Miami pada 2003 namun tidak pernah diadili untuk insiden yang menewaskan 2 pilot dan 2 penumpang ketika sebuah jet militer Kuba menembak jatuh pesawat Cessna di perairan internasional.



Dapat diketahui bahwa kelima Jenderal yang mati dalam waktu yang beruntun ialah Jenderal yang sangat Senior.


Berikut (tanggal & nama) Jenderal di negara Kuba yang dilaporkan mati:


(17/07) Agustín Peña Pórrez, mantan Kepala Tentara Timur Kuba, meninggal pada usia 57 tahun.


(20/07) Marcelo Verdecia, pensiunan Brigadir Jenderal dan mantan pengawal eks Presiden Kuba Fidel Castro, meninggal pada usia (-).


(24/07) Jenderal Martinez Puente, mantan Kepala Angkatan Udara Kuba, meninggal pada usia 79 tahun.


(26/07) Lastres Pacheco, pensiunan brigadir jenderal Eduardo meninggal pada usia (-).


(27/07) Armando Choy Rodriguez, kematian pensiunan Brigadir Jenderal (brigjend) meninggal pada usia 87 tahun.




Kuba adalah Negara satu partai, Marxisme-Leninisme dimana konstitusi nengara Kuba telah mengabadikan peran Partai Komunis.



Menurut laporan Al Jazeera pada Sabtu (24/7/2021), demo anti-pemerintah terbesar terjadi di Kuba pada awal Juli ini.



Menurut laporan Al Jazeera (24/7), demo anti-pemerintah terbesar terjadi di Kuba pada awal Juli ini (11-12/07), warga menuntut tindakan pemerintah atas krisis ekonomi, kekurangan pangan, dan pandemi Covid-19.



Melansir Tribunnews, para warga yang turun kejalan itu meneriakkan "Kebebasan", "Turunkan Kediktatoran" dan "Kami Lapar" dalam protes terbesar di pulau itu dalam beberapa dasawarsa.



Ratusan orang ditangkap selama demonstrasi. KebNyakan dari mereka yang ditahan tersebut mendapat tuduhan penghinaan, kekacauan publik, vandalisme, dan penyebaran pandemi virus corona karena diduga tidak mengenakan masker.