Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

𝗔𝗹-𝗙𝗮𝗿𝗹𝗮𝗸𝘆: Agregat Base B Sepanjang 6 km Sehingga Masih Tersisa 34 km Lagi


𝗣𝗮𝗻𝘀𝘂𝘀 𝗗𝗣𝗥𝗔 𝗠𝗶𝗻𝘁𝗮 𝗠𝘂𝗹𝘁𝗶𝘆𝗲𝗮𝗿𝘀 𝗣𝗲𝘂𝗿𝗲𝘂𝗹𝗮𝗸-𝗟𝗼𝗸𝗼𝗽 𝗗𝗶𝗽𝗮𝗰𝘂

𝗔𝗹-𝗙𝗮𝗿𝗹𝗮𝗸𝘆: Agregat Base B Sepanjang 6 km Sehingga Masih Tersisa 34 km Lagi


Infoacehtimur.com / Peureulak - Tim Pansus LHP BPK-RI Tahun Anggaran 2020 DPR Aceh Daerah Pemilihan Kabupaten Aceh Timur, Kamis (12/8/2021) melakukan peninjauan ke paket multiyears (MYC) Peningkatan Jalan Peureulak – Lokop – Gayo Lues (P.035.11) Segmen 2

Tim Pansus yang diketuai oleh Iskandar Usman Al-Farlaky dalam kunjungan disambut oleh PPTK Dinas PUPR Aceh, Konsultan Pengawas, Perwakilan Penyedia, General Super Intendent. Anggota DPR Aceh yang turut hadir adalah Muhammat Yunus (Banta), Murhaban Makam dan Martini.





Dalam kunjungan ke paket jalan segmen 2 yang dikerjakan PT Sumber Sari KSO PT Medan Smart dengan panjang 40 km dan dalam amatan Tim Pansus baru dikerjakan lapisan pondasi agregat klas B (base B) sepanjang 6 km sehingga masih tersisa 34 km lagi. Lebar jalan 6 meter dengan lebar bahu jalan kiri kanan masing-masing 1 meter. 

Menurut penuturan dari PPTK bahwa paket dengan nilai kontrak Rp. 172.890.880.361 sudah dilakukan penarikan uang muka sebanyak 15 % atau Rp. 25.933.632.054 dengan masa kerja 606 hari. "Sehingga kalau dihitung dari awal kontrak tanggal 15 April 2021 maka waktu yang terpakai per 13 Agustus 2021 adalah 112 hari, sehingga bobot pekerjaan baru mencapai 2.04 %," kata Ketua Pansus Iskandar Al-Farlaky.





Dikatakannya, masa kerja dari rekanan baru 3 bulan semenjak dilakukan penandatanganan kontrak bulan April 2021, namun baru dilakukan pengerjaan pada 23 Mei 2021 selesai lebaran.

"Paket MYC Segmen 2 tidak dikerjakan pada tahun 2020 atau ditunda sementara karena ada pemeriksaan dari BPK namun kemudian setelah keluar hasil pemeriksaan dapat dilanjutkan kembali lelang karena tidak ditemukan persengkokolan sehingga pengumunan pemenang tender segmen 2 pada bulan Desember 2020”, tegas PPTK Dinas PUPR.

Tim pansus meminta agar pekerjaan di lapangan dipacu sesuai dengan kontrak. "Mana konsultan, coba jelaskan bisa enggak ni siap seperti yang dijadwalkan. Bapak kasih keterangan apa adanya ya, " pinta Al-Farlaky di hadapan pihak PUPR Aceh kepada konsultan.(*)