Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Baitul Mal Aceh Salur Rp 30 Juta untuk Pesantren Nurul Ulum Peureulak Aceh Timur yang Terbakar


Infoacehtimur.com / Peureulak - 
Baitul Mal Aceh (BMA) menyalurkan bantuan untuk Pesantren Nurul Ulum, Aceh Timur, yang terbakar pertengahan Juli 2021 lalu.

Bantuan berupa dana sebesar Rp 30 itu diserahkan secara simbolis melalui Baitul Mal Aceh Timur, yang diterima Saifuddin selaku pimpinan pesantren.

Proses penyerahan bantuan itu berlangsung di Kompleks Pesantren Nurul Ulum, Gampong Cot Keh, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Jumat (30/7/2021). 


Pimpinan Baitul Mal Aceh (BMA), Mukhlis Sya’ya, mengatakan bantuan yang disalurkan itu merupakan dana yang bersumber dari zakat muzakki dan dananya telah ditransfer langsung ke rekening dayah. 

"Kami mengucapkan belasungkawa atas musibah yang menimpa dayah di Aceh Timur tersebut. Dengan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang tengah berduka," ungkapnya.

Sebagai aparatur pemerintah, jelas Mukhlis, BMA ingin agar selalu dapat membantu dalam segala permasalahan umat, apalagi dana yang dikelola BMA bersumber dari kepercayaan umat.


Ia menyebutkan, bantuan dari senif garimin ini merupakan program insidentil rutin Baitul Mal Aceh setiap tahun untuk para korban musibah dan bencana alam, seperti banjir, longsor, gempa bumi, kebakaran, serta bencana-bencana tidak terduga lainnya.

Mukhlis mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah memercayakan BMA sebagai lembaga amil resmi Pemerintah Aceh. 

Ia mengajak kepada para masyarakat yang memiliki kelebihan harta untuk mengeluarkan kewajibannya agar lebih banyak masyarakat yang membutuhkan tersantuni dan terberdayakan melalui dana zakat.


Seperti diberitakan sebelumnya, lima ruang asrama santri laki-laki di Pesantren Nurul Ulum, Gampong Cot Keh, Kecamatan Peureulak Kota, Aceh Timur, ludes terbakar, Selasa (13/7/2021).  

Ketua Alumni Dayah Nurul Ulum, Tgk M Ridwan atau Abi Wan, mengatakan kerugian material yang dialami pesantren akibat musibah itu sekitar Rp 500 juta lebih.

Hal ini karena, selain 5 asrama di bagian lantai 2 gedung habis terbakar, juga seluruh isinya berupa kasur lemari, dan peralatan sekolah para santri di dalam asrama itu habis terbakar.

Untuk diketahui, Dayah Nurul Ulum sendiri di bawah Yayasan Dayah Nurul Hilal selama ini melaksanakan proses belajar mengajar untuk Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Plus Nurul Ulum. (*)

Penulis: Seni Hendri / Editor: Mursal Ismail / Sumber: Serambi Indonesia