Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Begini Penjelasan Polisi Terkait Warga Birem Bayeun yang Nekat Akhiri Hidup

Foto Dokumen Polsek Birem Bayeun
Petugas Kepolisian dan TNI saat menurunkan jenazah korban yang masih tergantung di lokasi. 


INFOACEHTIMUR.COM – Sesuai keterangan dari keluarga korban sebelum mengakhiri hidupnya.

Korban Paino Darmowiono (73) pensiunan PTPN 1 Kebun Baru sempat pergi ke kamar mandi sekitar pukul 05.00 WIB.

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Birem Bayeun, Iptu Eko Hadianto, SH, MH, kepada Serambinews.com, Rabu (11/8/1021), mengatakan, peristiwa gantung diri di Desa Paya Rambong, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, terjadi Rabu hari ini sekitar pukul 06.45 WIB.

Pada saat di temukan, jelas Iptu Eko, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa tergantung dengan seutas tali tambang yang diduga di gantungkan oleh korban di samping rumah korban, tepatnya di tiang ring stock (pull up). 

Adapun keterangan dari keluarga korban, sebelum melakukan bunuh diri korban sempat pergi ke kamar mandi sekira pukul 05.00 WIB dan sekira pukul 06.45 WIB korban di temukan oleh saksi.

Korban seperti sedang duduk di kursi plastik di bawah tiang ringstock, dimana saksi saat itu berada di dalam rumah membuka pintu belakang dan melihat korban seperti sedang duduk.

Kemudian saksi sempat menanyakan kepada korban dengan kalimat "ngapain kakek duduk di luar kan hujan ini", akan tetapi korban tidak menjawab.

Dimana pada saat saksi berkata demikian, saksi tidak mengetahui bahwa korban sudah meninggal gantung diri.

Saksi baru menyadari bahwa korban telah melakukan gantung diri setelah korban tidak menjawab.

Saksi mendekati korban dan sangat terkejut ketika mengetahui korban telah meninggal dunia dengan cara gantung diri.

Selanjutnya saksi memberitahukan peristiwa tersebut kepada keluarga dan melaporkan peristiwa ink ke perangkat Desa Paya Rambong.

Kemudian Keuchik Desa Paya Rambong memberitahukan hal tersebut ke pihak Kepolisian Sektor Birem Bayeun.

Keluarga menjelaskan bahwa sejauh ini korban tidak ada masalah ataupun perselisihan yang dialami korban.

"Sehingga keluaraga korban pun tidak mengetahui apa motif korban sampai ingin gantung diri," turup Kapolsek Birem Bayeun. 

Pensiunan PTPN I Langsa Ditemukan Gantung Diri 

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria ujur warga Paya Rambung, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur merupakan pensiunan PTPN I, Paino (74), Rabu (11/8/2021) pagi ini ditemukan meninggal tergatung diduga gantung diri. 

Kakek ini ditemukan meninggal tergantung menggunakan tali nilon di sebuah tiang jemuran kain di bagian belakang rumah anak (menantunya) sekitar pukul 06.30 WIB hari ini.

Kejadian tersebut pun langsung membuat geger masyarakat di salah satu desa pedalaman dalam wilayah Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur tersebut.

Keluarga tidak bersedia jenazah Paino dilakukan visum oleh pihak Kepolisian, mereka akan langsung melakukan penguburan terhadap kakek tersebut. 

Keuchik Desa Paya Rambung, Muhammad Rafiq, Rabu (11/10/2021), mengatakan, Kek Paino pertama kali diketahui tergantung dengan tali nilon di sebuah tiang rumah dimana dia tinggal selama ini.

Posisi korban berada di belakang rumah anaknya itu, diketahui pertama kali oleh salah seorang warga setempat yang kebetulan lewat di sana.

"Korban pertama kali ditemukan sudah meninggal tergantung oleh Supralena sekitar pukul 06.30 WIB, dan saat itu juga memberitahukan kepada kami," sebutnya.

Setelah mengetahui kejadian ini, Keuchik langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian Polaek Birem Bayeun Polres Langsa .

Disebutkan Muhammad Rafiq, selama ini korban yang merupakan pensiunan karyawan PTPN I Langsa tinggal bersama menantunya di Desa Paya Rambong ini. 

Sepengetahuan keuchik korban tidak ada masalah selama di sana, tapi apakah ia ada masalah pribadi tidak diketahui, karena korban diakuinya jarang berkomunikasi dengan warga sekitar. 

Berapa saat setelah kejadian itu, jenazah korban langsung disemayamkan di rumah anaknya dan pihak keluarga tidak bersedia dilakukan visum terhadap korban.

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Birem Bayeun, Iptu Eko Hadianto, SH, MH, saat dihubungi Serambinews.com, membenarkan jika ada warga di Desa Paya Rambong diduga bunuh diri.

"Ia benar ada waega di Desa Paya Rambung diduga bunuh diri dengan cara menggantungkan lehernya dengan tali. Namun, keluarga korban tidak mau jenazah Paino dikalikan visum," tutup Kapolsek.***



(Artikel/Serambinews)