Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Cek Info Umrah ! Arab Matangkan Persiapan dan Kuota Jamaah Akan Bertambah.

 



Infoacehtimur.com / Internasional - Arab Saudi mengumumkan akan mulai menerima permintaan jamaah umroh dari luar negeri mulai senin (09/8) besok.


Kementerian Haji dan Umroh mengungkapkan penerbitan izin umroh akan proses melalui aplikasi izin Eatmarna dan Tawakkalna dengan tujuan memastikan keselamatan dan kesehatan jamaah umroh yang lebih akurat.


Melansir Rwpublika.co.id, Wakil Menteri Haji dan Umroh Abdul Fattah Mashat, mengatakan penerapan mekanisme eksekutif dan menciptakan lingkungan yang aman dan mudah diakses bagi jamaah selama perjalanan akan dilakukan oleh pihak kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bersama otoritas terkait lainnya.



“Kementerian bekerja sama dengan otoritas yang berwenang untuk menentukan negara-negara asal jamaah dan jumlah mereka secara berkala sesuai dengan klasifikasi tindakan pencegahan dan persyaratan,” kata Mashat, dilansir Saudi Gazette, Ahad (8/8).


Kementerian mengungkapkan akan meningkatkan jumlah kapasitas jamaah umrah ecara bertahap hingga mencapai dua juta jamaah per bulan yang terdiri dari jamaah dalam dan luar Arab Saudi.


Pihak Kementerian menambahkan, Pemerintah juga akan mengatur jarak antar jamaah, menyediakan alat sterilisasi, dan memastikan izin jamaah. Kemudian menerapkan mekanisme terkait jumlah penumpang bus tidak akan melebihi 50 persen dari kapasitas bus.


Jamaah dari luar Arab Saudi harus menunjukkan sertifikat vaksinasi Covid-19 resmi dari negara asal dan harus menggunakan yang sudah disetujui oleh Arab saudi Saudi.



Sementara itu, Otoritas Teknis dan Layanan Masjidil Haram telah mensterilkan area ibadah menyambut  musim umroh.


Diketahui lebih 4.000 pekerja mensterilkan lebih dari 10 kali per hari Masjidil Haram termasuk taman luar ruangan dan fasilitas lainnya menggunakan 60 ribu liter sterilizer ramah lingkungan yang digunakan setiap hari selama mencuci dan sekitar 1.200 liter parfum serta 470 alat. Proses perawatan tersebut dilakukan untuk menjamin kebersihan san kenyamanan jamaah umrah.


Otoritas juga meningkatkan prosedur pencegahan dan kehati-hatian untuk melindungi pengunjung Masjidil Haram dari virus, di mana tim lapangan bekerja sepanjang waktu untuk menerapkan prosedur kesehatan secara ketat.