Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Panglima Sagoe Wilayah Darul Aman Bersama Tim Provost LKPK Prov Aceh Bantu Sembako Warga Miskin

foto : Bahtiar (Panglima Sago), Razali Provos LKPK, Pemilik Rumah, Perangkat desa dan warga setempat




Infoacehtimur.com / Darul Aman - Mantan eks kombatan GAM Bakhtiar (Gure) Hari ini sabtu (07/08/2021) ia selaku pemangku panglima sago wilayah kecamatan darul aman bersama provost LKPK provinsi Aceh menyerahkan sedikit bantuan sembako kepada fakir miskin di desa Seuneubok Baroeh Kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur.

Dalam kunjungan ini (Gure) ia menjelaskan "kami sangat terharu dengan keadaan warga   yang sudah masuk tahun 2021 masih ada warga yang belum tersentuh bantuan rehab, ia meminta kepada pemerintah Aceh dan khususnya Aceh Timur kalau bisa segera bisa membantu membangun kan rumah layak huni Kepada Riswandi di desa Seneubok Baroeh kecamatan darul aman kabupaten aceh timur Ujar Bakhtiar M". Pinta nya.





Bantuan Yang di berikan langsung Oleh panglima sagoe Bakhtiar (Gure) berupa beras, roti dan lainnya.

Razali Selaku Provost LKPK provinsi aceh juga menekankan kepada pemerintah aceh.




"kami meminta agar supaya tidak ada lagi warga yang hidup dalam rumah tidak layak huni dan aceh tidak lagi di nobatkan aceh termiskin apalagi keluarga tersebut".

ia juga menjelaskan bawah di tempat hunian itu mempunyai anak - anak yang masih sangat butuh  tempat layak huni.





" ia benar kita juga melihat di rumah tersebut mempunyai 3 orang anak dan tinggal di satu rumah yg sangat memperhatikan dan mereka sangat membutuhkan rumah layak huni, dan harapan kami agar dinas terkait agar secepatnya membantu dalam hal bantuan rumah atau lainnya dalam data penerima bantuan BST/BST Atau BANSOS lain nya agar dapat sedikit membantu dalam hal pangan".katanya.




Menurut informasi dari Hamdan kadus setempat keluarga miskin ini bukan tidak mendapatkan bantuan namun mereka cuma  hanya mendapat bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) dan sangat disayangkan jika nantinya pademik covid19 sudah tak ada mereka sudah tidak mendapatkan lagi.(*)