Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Para Komisaris Kompak 'Angkat Kaki'. Celios: Garuda Indonesia Menuju Lenyap.



Infoacehtimur.com / Ekonomi - Yenny Wahid putri dari mantan Presiden RI Gus Dur dan Peter F Gontha yang selama ini menjabat komisaris yang mewakili pemegang saham publik diketahui mundur dari posisi jabatan penting tersebut.


Angkat kaki 2 komisaris itu semakin memperparah Kondisi PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Direktur Celios (Center of Economic and Law Studies) Bhima Yudhistira mengatakan hal tersebut menjadi preseden buruk kondisi maskapai pelat merah sejak kali pertama mengudara sejak 73 tahun silam.


Bhima mengungkapkan, sebuah perusahaan dengan kondisi yang sulit seperti Garuda Indonesia saat ini, sepatutnya kekompakan internal dibutuhkan.



"Seharusnya secara internal solid, tapi kalau para pimpinan perusahaan mundur berarti harapan pemulihan keuangan maskapai makin kecil. Jadi ini indikasi state of collapse atau menuju pailit," kata Direktur Celios Bhima Yudhistira, melamsir redaksi Suara.com.


Namun dia menyayangkan hal tersebut tidak terjadi dalam tubuh Garuda Indonesia. Situasi yang 'diterpa badai' ini jelas menunjukan bahwa perusahaan penerbangan milik negara itu sedang tidak baik-baik saja.



"Jadi bukan sekedar penghematan anggaran karena komisaris mundur. Kepercayaan investor dan kreditur bisa menurun ditengah gejolak keuangan yang dihadapi maskapai BUMN," ucap Bhima kepada suara.com, Minggu (15/8).


Direktur Celios menyatakan Garuda membutuhkan sosok yang bisa melalui masa sulit bahkan kalau keputusan akhirnya adalah likuidasi aset ya harus ditempuh dengan cara cara yang profesional.


"Komunikasi dengan pemerintah, kreditur dan investor harus lancar. Terakhir pastinya selain kecepatan dalam eksekusi juga integritas menjadi kunci keberhasilan penyelamatan Garuda," katanya.