Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pemerintah Aceh Diminta Segera Undang Mesut Özil

Mesut Özil


INFOACEHTIMUR, ANTARA – Founder dan Ketua Pembina Cahaya Aceh Azwir Nazar dari Istanbul turut mengapresiasi pemain sepak bola Fenerbahçe, Mezut Özil atas postingan di akun media sosial instagram m10_officialnya tentang HUT RI ke 76 dengan latar Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. 

Foto kartun Özil yang seolah sedang berada di bagian depan Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh tersebut menyiratkan makna yang dalam sekaligus sebagai promosi gratis Aceh bagi fans Özil di seluruh dunia.

“Ini sangat luar biasa sekali. Kita sebagai masyarakat Aceh patut memberi apresiasi dan penghargaan. Özil menulis lengkap lokasinya di instagram ” sebut mantan Presiden PPI Turki itu di markas Klub Elite Fenerbahçe, Istanbul dalam keterangan tertulis yang diterima di Banda Aceh, Rabu.

Hubungan Kerajaan Aceh dengan Turki Ustmani memang sudah berlangsung sejak abad ke 13 ditandai dengan banyaknya peninggalan arsip dan manuskrip di museum, maupun arsip Perdana Menteri Turki. 

Aceh pun disebut sebagai daerah modal bagi kemerdekaan Republik Indonesia. Maka wajar sekali HUT RI oleh Mezut Özil menggunakan ikon kebanggaan masyarakat Aceh dan Baiturrahman sebagai pusat peradaban di Asia Tenggara sejak dahulu kala. 

Postingan di akun medsos m10_official Mezüt Özil tersebut telah dilihat lebih 1,5 juta follower dengan 42 ribu lebih komen. 

“Tentu kita sangat yakin Özil ini pintar dan jenius, bukan saja sebagai legenda hidup sepak bola Jerman yang berdarah Turki, tapi suka akan sejarah dan isu kemanusiaan” tambah Azwir yang juga mendampingi Wakil Perdana Menteri Fikri Isik saat berkunjung ke Masjid Raya Baiturrahman pada 2018.

Sementara Ketua Ikatan Masyarakat Aceh Turki (Ikamat) Muhammad Ikram menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Mesut Özil atas postingan tersebut.

“Bagaimana pun Masjid Raya Baiturrahman sangat sakral bagi rakyat Aceh, sejak perang melawan Belanda. Saat tsunami hingga sekarang, Masjid Raya adalah spirit perjuangan rakyat Aceh,” ujar Muhammad Ikram, mahasiswa S2 teknik sipil di Istanbul.

Menurut dia, hal demikian sebagai bentuk penghargaan Özil atas Aceh dan menyarankan pemerintah Aceh dapat segera mengundang Özil ke Banda Aceh. 

“Ada momentum peringatan tsunami pada Desember mendatang, bila Özil bisa difasilitasi hadir di sana, maka akan menjadi catatan sejarah baru bagi Aceh. Ikamat selalu siap berbuat yang terbaik untuk Aceh,” kata dia. ***



(Artikel/Antara)