Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Terkait Penetapan Tersangka Kasus Beasiswa, Polda Aceh: Mungkin Minggu Depan



* Kerugian Negara Lebih Rp.10 M

Infoacehtimur.com / Banda Aceh - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh saat ini masih melakukan persiapan untuk gelar perkara untuk kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) biaya pendidikan (Beasiswa) bagi masyarakat Aceh yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran (TA) 2017.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy kepada AJNN mengungkapkan bahwa kemungkinan penetapan tersangka dalam kasus tersebut Minggu depan.




"Masih proses utk gelar perkara. Mungkin minggu depan," ujar Winardy kepada AJNN, Jum'at (6/8/2021) melalui pesan WhatsApp dari Banda Aceh.


Sebelumnya, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh, Indra Khaira Jaya yang dikonfirmasi AJNN, Kamis (5/8/2021) mengatakan bahwa pada Selasa tanggal 3 Agustus 2021 lalu, pihaknya (Auditor BPKP) telah memberikan keterangan ahli kepada Penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Aceh.

"Kami sudah menyerahkan hasil audit telah memberikan keterangan ahli oleh auditor profesional kepada penyidik Polda Aceh," ujar Indra Khaira Jaya saat ditanya terkait perkembangan penanganan kasus beasiswa yang bersumber dari APBA 2017 tersebut.

Lebih lanjut Indra mengatakan bahwa saat pemberian keterangan ahli tersebut, Ahli dari BPKP Perwakilan Aceh berpendapat bahwa telah terjadi kerugian keuangan negara lebih dari Rp10 Miliar.


Menurut Indra, jumlah kerugian keuangan negara tersebut sebagaimana (Sesuai) Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) Nomor SR-1333/PW01/5/2021 tanggal 21 Juni 2021.

Indra Khaira Jaya kepada AJNN sebelumnya juga pernah mengungkapkan bahwa nilai kerugian negara atas TPK kegiatan bantuan biaya pendidikan jenjang D3, D4, S1, S2, dokter spesialis dan S3 dalam negeri dan S1, S2, dan S3 luar negeri, bagi masyarakat Aceh tersebut, mencapai Rp10 miliar lebih atau mencapai 46,50 persen dari anggaran total anggaran Rp21,7 miliar.

Sumber : Ajnn.net