Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

WALIKOTA LANGSA MINTA KEADILAN HUKUM

Foto : Surat Pelaporan 

Infoacehtimur.com / Langsa - 
Terkait dengan tudingan dan fitnah yang telah disebarkan oleh oknum yang kurang bertanggjawab, yang menyatakan bahwa Usman Andullah SE telah melakukan mesum dengan seorang janda di pendopo. Akhirnya menempuh jalur hukum dengan melaporkan oknum tersebut di Polda Aceh.

Kepada sejumlah wartawan Usman Abdullah SE menyampaikan.“Saya tidak pernah merasa melakukan hal tersebut. Dan akibat pemberitaan yang sebarkan itu saya dan keluarga merasa sangat dirugikan.”tegas nya.

“Saya melaporkan secara resmi ke Polda Aceh terkait demgan fitnah, pencemaran nama baik dan pengancaman yang sudah dilakukan oleh Muslim SE Cs. Demikian ungkap, Walikota Usman Abdullah SE melalui selular, Rabu (18/08/2021).


Menurutnya, meski merasa tidak melakukan hal tersebut, Ia akan tetap menghormati prosedur hukum.

“Saya tetap menghormati prosedur serta proses hukum yang berlaku di negara kita ini,” ujarnya.

Dia juga mengaku setelah menimbang-nimbang terkait dengan persoalan ini, maka tidak ada jalan lain kecuali mengambil langkah hukum.

“Dengan segala hormat, mari bersama-sama kita hormati prosedur hukum yang berlaku dan mengedepankan asas praduga tidak bersalah,” sebutnya.


“Pada dasarnya apa yang dilakukan oleh Muslim cs itu sudah melewati batas dan ini harus diselesaikan secara hukum. Sebab telah menyebarkan berita fitnah kedepan publik dan ini juga merupakan sebuah kejahatan yang harus di usut tuntas dan tegas juga telah melanggar UU ITE. Apalagi, dalam persoalan itu ada unsur pengancaman.”ungkapnya.

“Ini adalah perbuatan fitnah yang sangat keji dan tidak dapat diterima,  karena sudah menjatuhkan Marwah dan harga diri saya dan juga nama baik keluarga di hadapan publik,” ujar Usman AbdullahLanjutnya, pemberitaan terkait perbuatan mesum dirinya juga sudah mencuat di Langsa. Dia malah menduga ada pihak tertentu yang ingin membuat namanya menjadi buruk.

Selanjutnya pihaknya meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas siapa saja yang terlibat dalam kasus fitnah ini agar dapat ditindak tegas dan diproses sesuai dengan ketentuan dan UU yang berlaku.
(Sayed Muchtar Kabiro Aceh Tamiang)