Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Anggaran Covid 8 Persen Gampong Alue Peudada Diduga digunakan Tidak Tepat Sasaran




Infoacehtimur.com / Bireun - Penggunaan anggaran Dana Desa sebesar 8% yang untuk melakukan pencegahan pendipergunakanyebaran wabah virus corona Covid-19 dan juga menjadi pogram prioritas pemerintah, seakan tidak berjalan semestinya, dimana seperti pantauan media ini, Minggu 5/9/2021) di Gampong Meunasah Alue Kecamatan Peudada Kabupaten Bireun.

Terpantau di Gampong tersebut hanya ada spanduk yang bertuliskan tentang Covid-19 yang tertempel pada dinding kantor Geuchik tepatnya di belakang Mushola Gampong itu, tidak terlihat wastafel dan Henstanitezer  juga tidak ada sabun ataupun alat cuci tangan lainnya, serta juga tidak terlihat petugas covid desa.meskipun sudah lama terbentuk sejak adanya covid 19,Namun pelaksanaannya belum maksimal.

Ir.Hurriman selaku Geuchik Meunasah Alue yang di konfirmasi media ini mengatakan, bahwa uang sebesar 8 % untuk penanganan Covid-19 di desanya dengan jumlah kurang labih Rp 57 juta dan telah di pergunakan sesuai dengan arahan dan petunjuk juknis.

Saya telah belanjakan uang tersebut untuk pengadaan satu buah.Wastafel.Hand Sanitizer. Masker dan Pengadaan APD lain seperti Semprot  dan Pel, Lebih kurang sebesar  Rp. 22.500,000, adapun barang-barang tersebut saat ini kami simpan didalam gudang di Kantor Geuchik  jika kami butuh Baru kami keluarkan. 

“soal keberadaan Petugas covid di desa kadang-kadang ada di posko kadang-kadang tidak ada, dan petugasnya ada kami bentuk di Desa,” Tutup  geuchik Meunasah Alue Peudada Hurriman. 

"Geuchik Gampong Meunasah Alue, merupakan geuchik ketua Forum kecamatan Peudada yang seharusnya menjadi panutan bagi Geuchik- geuchik lain di kecamatan itu, keseriusan dalam mencegah penyebaran Covid-19 di tingkat Gampong.(*)