Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Bukan Level 4, Namun Pemkot Lhokseumawe Yang Salah Cetak Spanduk PPKM.

 



Infoacehtimur.com - Spanduk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Lhokseumawe terpajang pada setiap pos penyekatan namun hanya bertahan 3 hari atau hingga hari rabu (04/9).


Sejak kemarin seluruh pos itu sepi dan tidak ada lagi spanduk dikarenakan seluruh spanduk PPKM Level 4 telah dicabut dari diseluruh pos penyekatan. Pencabutan spanduk diseluruh pos tersebut disebabkan kesalahan pencetakan level pembatasan.


Sekda Kota "Petro Dolar" T. Adnan menyebutkan bahwa seluruh spanduk PPKM Level 4 sudah diturunkan sehingga tidak ada lagi salah faham dari masyarakat soal penerapan PPKM.


“Kita berada PPKM level 3. Itu sesuai surat Menteri Dalam Negeri. Bahwa ada kesalahan kemarin itu, itu semata-mata kesalahan cetak spanduk saja,” kata Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, T Adnan, Sabtu (4/9) dikutip dari redaksi Kompas.com.


Sebagai informasi, Kota Lhokseumawe saat ini berstatus zona merah Covid-19 dan pengetatan protokol kesehatan berlaku hingga 6 September 2021.



"Jadi kita tidak bicara soal PPKM Level 3 atau PPKM level 4. Kita bicara Lhokseumawe zona merah. Spanduk itu ada tulisan PPKM Level 4. Itu salah cetak saja,” tegas Sekda.


Penegasan status zona merah ditegaskan oleh Walikota Lhokseumawe sembari berharap masyarakat dapat mematuhi aturan pengetatan secara penuh supaya rantai penyebaran covid-19 dapat putus.


“Sekarang kita patuh saja protokol kesehatan, itu jalan terbaik,” pungkas Sekda Kota Lhokseumawe.(kuta)