Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Hati-hati! Kirim Stiker Porno Lewat WhatsApp Didenda 6 Milliar

Foto Ilustrasi


Infoacehtimur.com / Nasional – Belakangan ini banyak sekali ditemukan stiker yang beragam di aplikasi chatingan populer, yaitu Whatsapp.

Bahkan, tak jarang ditemukan ada seseorang yang mengirim stiker berbau pornografi di Whatsapp group atau via personal chat.

Direktur Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi mengatakan bahwa stiker yang berbau pornografi di Whatsapp berpotensi melanggar UU ITE.

"Masalahnya, mana konten yang dianggap melanggar kesusilaan dan mana yang biasa saja. Ini akan bergantung pada tafsir pornografi yang menyangkut gambar atau video," ujar Heru, dikutip terkini.id, dari Jabarnews, Jumat, 3 September 2021.

Ia menjelaskan bahwa tafsir seseorang terkait pornografi sangatlah beragam dan luas. Maka dari itu, kemungkinan setiap orang akan berbeda dalam mendefinisikannya.

Namun, menurutnya dengan mempertontonkan kelamin, payudara, dan bahkan anak yang buka baju, hal itu dapat digolongkan pornografi.

"Tapi dengan mempertontonkan kelamin, payudara, dan bahkan untuk anak-anak buka baju pun dapat digolongkan pornografi. Jadi, terkait stiker Whatsappp perlu dilihat juga kontennya seperti apa," jelasnya.

Adapun Divisi Akses Informasi Online SAFEnet, Nabillah Saputri mengatakan bahwa jika merujuk pada Pasal 6 UU Pornografi, penyebarluasan stiker vulgar bisa dianggap melawan hukum.

"Karena apa? Pelaku mendistribusikan, memamerkan, dan hal lainnya supaya dikenal luas. Bahkan memiliki saja sudah termasuk pidana," ucapnya.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika, Kominfo Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan bahwa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang, apabila sesuatu termasuk kategori pornografi, maka pasti melanggar hukum.

"Kalau masuk kategori pornografi seperti yang diatur di UU Pornografi, pasti melanggar hukum dan masyarakat yang mengatahui hal itu bisa melaporkan ke kami atau polisi," tandasnya.

Meski demikian, Samuel tidak memberikan perincian, apakah stiker Whatsapp termasuk yang melanggar hal tersebut.

Adapun bagi pelanggar UU Pornografi, akan disanksi pidana penjara paling singkat enam bulan hingga 12 tahun, dan/atau denda minimal Rp250 juta dan maksimal Rp6 miliar.(/Terkini.id)